Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamsostek Cs Minati Obligasi Antam

R Ghita Intan Permatasari , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2011 |17:36 WIB
 Jamsostek Cs Minati Obligasi Antam
Ilustrasi. Corbis.
A
A
A

JAKARTA - Forum Komunikasi Indonesia (FKI) BUMN berniat menyerap obligasi berkelanjutan I PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Deputi Menteri BUMN, Bidang Usaha dan Jasa Kementerian BUMN Parikesit Suprapto menuturkan, penyerapan obligasi ANTM tersebut karena FKI BUMN tertarik pada bunga yang ditawarkan.

"Mereka (FKI) berniat untuk menyerap obligasi ANTM. tapi berapa kisaran mereka menyerap obligasi tersebut belum tahu," ungkapnya kala ditemui di gedung kementrian BUMN, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (11/11/2011).

Menurutnya, anggota FKI BUMN, yaitu PT Jamsostek (Persero), Dana Pensiun BUMN serta beberapa lembaga keuangan lainnya, telah meminta FKI BUMN untuk menganalisis obligasi Antam. "Yang dikaji FKI BUMN itu kuponnya berapa, menarik atau tidak dan kalau sudah diambil FKI akan dibagi ke masing-masing BUMN itu," paparnya.

Sekedar informasi, ANTAM menerbitkan obligasi berkelanjutan I senilai Rp1,5 triliun dengan tingkat bunga tetap tahap I 2011 sebesar 8,37-9,12 persen untuk tujuh tahun, dan 9,00-9,72 persen untuk 10 tahun.

Seperti diberitakan sebelumnya, perseroan berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp4 triliun yang dikeluarkan dalam dua seri. Pada tahap pertama, perusahaan pelat merah itu berencana menerbitkan obligasi senilai Rp1,5 triliun.

Rencananya, sebanyak 20 persen atau Rp800 miliar akan digunakan perseroan untuk melakukan investasi berupa investasi rutin di unit-unit usaha bisnis perseroan guna menunjang kinerja operasional dan memelihara stabilitas produksi dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana serta pembelian mesin dan alat produksi.

Sementara sisanya sebesar 80 persen atau Rp3,2 triliun akan digunakan untuk pengembangan usaha berupa pembukaan tambang baru, implementasi proyek-proyek pengembangan perusahaan untuk memperkuat bisnis inti, dan pengggunaan untuk proyek pengembangan lain.

Adapun pembayaran bunga dilakukan setiap triwulan dengan jangka waktu pembayaran tujuh atau 10 tahun, yang jaminannya tanpa jaminan khusus. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement