Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gedung Kaca Karya Khas Mies Van Der Rohe

Rani Hardjanti , Jurnalis-Selasa, 27 Maret 2012 |13:19 WIB
Gedung Kaca Karya Khas Mies Van Der Rohe
A
A
A

JAKARTA - Seorang aristektur konon memiliki ciri khas yang sama pada setiap karyanya, meski telah membangun bangunan dengan berbagai ragam. Begitulah kiasan yang tepat untuk menggambarkan karya sang aristek legendaris Mies van der Rohe. 

Karyanya sudah sangat mendunia ini, memiliki benang merah yang khas antara satu bangunan dengan bangunan yang lain, yakni bangunan berkaca yang minim ornamen dibanding gaya klasik maupun ghotik. Kemudian, kekhasan inilah yang melekat dengan sebutan karakter "kulit dan tulang" pada setiap karyanya.

Sebut saja gedung Memorial Library Martin Luther King Jr, di Washington, Amerika Serikat. Lafayette Park, Detroit, yang terdaftar pada U.S. National Register of Historic Places. Gedung-gedung itu memiliki kesamaan, yakni kaca sebagai kulit dan kerangka bangunan sebagai tulang.

Mies merupakan arsitek yang mampu memadukan empat dimensi yakni, arsitektur, fungsi, ruangan dan struktur.

Berikut karya-karya Mies:


Martin Luther King Jr. Memorial Library, Washington. (Foto : Dok Wikipedia)


Museum Interior Neue Nationalgalerie, di Berlin, Jerman. (Foto : Dok Wikipedia)


Paviliun Toronto Dominion Centre, Toronto, digunakan sebagai cabang bank TD Canada Trust. (Foto: Wikipedia)


S.R. Crown Hall, di kampus Illinois Institute of Technology adalah sebuah National Historic Landmark. (Foto: Wikipedia)


Barcelona Pavilion (reconstruction). (Foro: Wikipedia)


(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement