Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sucofindo Bergerak dalam 5 Bidang Usaha

Iwan Supriyatna , Jurnalis-Jum'at, 11 Januari 2013 |13:26 WIB
 Sucofindo Bergerak dalam 5 Bidang Usaha
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Sucofindo (Persero) merupakan perusahaan pelat merah yang bergerak di lima kegiatan utama. Kegiatan usaha tersebut meliputi inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan.

Direktur Utama Sucofindo Arief Safari mencontohkan, untuk inspeksi misalnya. Demi melakukan pemeriksaan terhadap satu objek standar tertentu, bisa dari komoditi maupun pabrikan.

"Misal beras impor, dicek terlebih dahulu standarnya, kuantitasnya apakah sudah sesuai dengan standar atau tidak," kata Arief, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (11/1/2013).

Arief menyebutkan, ada juga kegiatan yang berhubungan dengan pengujian. Pengujian tersebut dilakukan dilaboratorium Sucofindo untuk dilakukan kalibrasi, kelistrikan, yang bertujuan untuk sertifikasi produk.

"Misal rice cooker yang akan diuji SNI-nya apakah daya listriknya telah memiliki ISO 9000 atau tidak, sehingga dinyatakan produknya konsisten," tuturnya.

Selain itu, terdapat kegiatan sertifikasi, yakni melakukan audit terhadap suatu obyek. Arief mengakui dari ke lima kegiatan tersebut yang paling banyak menyumbang income kepada perusahaannya yakni dari integrated hold and mineral services. "Portofolio terbesar 27 persen dari integrated cold and mineral services," katanya.

Sucofindo juga berkecimpung di integrated hold and mineral services yang dilakukan untuk batu bara dan mineral, kontribusi income lainnya yakni bersumber dari oil and gas services, keindustrian, komoditi trading and solution, goverment proyek dan pengelompokan jasa di bidang lingkungan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement