Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Alasan Bos AirAsia Akuisisi Hotel Pusako Bukittinggi

Meutia Febrina Anugrah , Jurnalis-Selasa, 25 Maret 2014 |10:28 WIB
Ini Alasan Bos AirAsia Akuisisi Hotel Pusako Bukittinggi
(Foto : www.1001malamcom)
A
A
A

JAKARTA - CEO sekaligus pemilik maskapai asal Malaysia Air Asia, Tan Sri Tony Fernandes berencana mengakuisisi Hotel Pusako yang berlokasi di Bukittinggi, Sumatra Barat. Terdapat 13 hotel yang akan diakuisisi Tony di Indonesia. Ketiga belas hotel ini nantinya akan berada dibawah jaringan hotel miliknya yang bernama Tune Hotel.
 
"Dasar pertimbangan perseroan melakukan akuisisi adalah kinerja perseroan Hotel Pusako yang kurang solid sehingga bahkan terkadang mengalami kerugian. Akumulasi kerugian pada level bersih selama enam tahun terakhir adalah sekitar Rp878 juta, dan tingkat hunian tidak lebih dari 33 persen," demikian keterangan resmi yang dirilis perusahaan, Selasa (25/3/2014).

Perseroan menilai, tidak ada tanda-tanda perubahan arah dari kondisi ini. Sehingga, apabila kondisi ini terus dijalankan prospek kinerja perusahaan di masa mendatang nampaknya tidak bisa terlalu optimistis. Dengan adanya penambahan portofolio, yaitu hotel bujet yang telah memiliki beranda dan platform yang kuat di Asia, perseroan yakin akuisisi ini merupakan peluang yang baik untuk menaikkan tingkat pertumbuhan keuntungan dan memiliki imbal risiko yang sepadan.

Lebih lanjut Perseroan menyebut, konsep hotel bujet cukup populer di Indonesia, ini akan memposisikan Perseroan di tempat yang lebih baik karena hotel bujet tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya itu, Perseoran juga yakin sektor hotel dan pariwisata memiliki prosepek bisnis yang menjanjikan di masa mendatang. (mut)

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement