nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Saham LAPD Disuspensi, BALI Diperdagangkan Lagi

Rizkie Fauzian, Jurnalis · Selasa 13 Mei 2014 12:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2014 05 13 278 984221 taMpFuyhCI.jpg Ilustrasi (Foto: Reuters)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Leyand International Tbk (LAPD). Penghentian dilakukan karena meningkatnya transaksi dan harga kumulatif secara signifikan.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/5/2014), diketahui bahwa harga saham LAPD naik sebesar 105,45 persen atau Rp58 dari Rp44 pada 15 April 2014 menjadi Rp133 pada 12 Mei 2014. Akibatnya BEI perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Leyand International Tbk.

Supsensi itu dilakukan, dalam rangka cooling down pada perdagangan hari ini. Suspensi tersebut dilakukan di pasar reguler dan tunai untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham LAPD.

Selain itu, BEI juga membuka suspensi saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) dan Waran Seri I BALI (BALI-W) di pasar reguler dan tunai mulai perdagangan sesi I hari ini setelah disuspensi sejak 20 Maret 2014.

Saat itu, saham BALI melonjak Rp855 atau 142,5 persen terhitung sejak hari penutupan perdagangaan pencatatan perdana (13/3/2014) di harga Rp600 menjadi Rp1.455 pada 19 Maret 2014.

Sementara harga saham BALI pagi tadi dibuka sama dengan penutupan terakhir. Namun pada pukul 11.00 WIB, harga saham BALI melonjak Rp360 atau 24,74 persen menjadi Rp1.815 per lembar.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini