Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasca-Pilpres, Rupiah Ditaksir Bergerak di Rp11.685-Rp11.715/USD

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 10 Juli 2014 |06:41 WIB
 Pasca-Pilpres, Rupiah Ditaksir Bergerak di Rp11.685-Rp11.715/USD
Ilustrasi Rupiah. (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Masih adanya optimisme akan berlangsungnya pemilihan umum presiden (pilpres) yang aman, damai, lancar, serta terkendali membuat laju nilai tukar Rupiah masih berada pada jalur penguatannya.

"Tampaknya pelaku pasar terlihat tidak lagi terfokus pada siapa tokoh yang akan memenangi pilpes kali ini," ucap Analis Trust Securities Reza Priyambada di Jakarta, Kamis (10/7/2014).

Reza menambahkan, para investor lebih kepada melihat kondisi yang akan terjadi saat dan sesudah pilpres, dan pelaku pasar tidak bersikap terlalu khawatir akan pelaksanaan pilpres nanti.

"Toh, menurut mereka kisruh yang terjadi hanya sebatas keributan antar media dan media sosial sehingga potensi bentrok fisik kemungkinan tidak terjadi," paparnya.

Menurut Reza, penguatan Rupiah juga terbantukan masih adanya imbas rilis kenaikan posisi cadangan devisa akhir Juni, suksesnya penyerapan Surat Utang Negara (SU) dalam lelang, dan perkiraan masih akan tetapnya BI rate dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini.

Sehingga, pada hari ini laju nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan bergerak di level Rp11.685-Rp11.715 per USD menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI).

"Laju Rupiah atas level resisten Rp11.750 per USD. Setelah penguatan beberapa hari terakhir dan kemungkinan akan priced in nya pasar, berpeluang terjadi pembalikan arah turun. Waspadai potensi pembalikan arah," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement