Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden Jokowi Diminta Benahi Sektor Logistik

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Selasa, 21 Oktober 2014 |15:10 WIB
Presiden Jokowi Diminta Benahi Sektor Logistik
A
A
A

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memiliki banyak PR dalam sektor industri logistik. Misalnya beberapa kebijakan soal pemberdayaan dan penguatan pelaku dan penyedia jasa logistik yang belum dieksekusi pemerintahan mantan Presiden SBY.

Staf Ahli Bidang Logistik dan Multimoda Kementerian Perhubungan Sugiharjo menjelaskan untuk rencana aksi pelaku dan penyedia jasa‬ logistik terkait multimoda 2011-2015 ada beberapa hal yang perlu dibenahi.

"Yang pertama terkait pemberdayaan dan penguatan pelaku dan penyedia jasa logistik," kata Sugiharto saat ditemui di Jakarta, Selasa (21/10/2014).

Pemerintahan Jokowi juga diminta untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk mendorong partisipasi swasta dalam investasi dan penyelenggaraan di bidang logistik. "Dengan indikator membentuk badan sertifikasi sumber daya manusia dan badan usaha angkutan multimoda (BUAM)," ucap dia.

Selain itu, dia juga menambahkan bahwa peningkatan efektifitas pelayanan juga merupakan PR pemerintahan Jokowi mendatang.‬ Untuk rencana aksi infrastruktur multimoda 2011-2015 sendiri, Sugiharjo menyebutkan bahwa yang perlu dibenahi pemerintahan Jokowi adalah pengembangan jaringan transportasi multimoda.

"Sebagai indikatornya dengan menetapkan standarisasi unitisasi dan dimensi agar meningkatkan efisiensi alat angkut dan fasilitas pendukung operasional serta membangun terminal multimoda dan pusat-pusat logistik di Pelabuhan Laut Utama, dan Bandar Udara pengumpul," jelasnya.

Menurutnya, sistem short sea shipping dengan menggunakan angkutan roro bagi container on truck di Pelabuhan Laut Utama dan Pengumpul pun harus dibenahi oleg Jokowi. Sementara yang terakhir adalah  percepatan dan peningkatan implementasi transportasi multimoda.

"Indikatornya dibangunnya jaringan transportasi multimoda dan terminal multimoda di Pelabuhan Laut Utama, Pengumpul, Bandar Udara Utama serta Dry Port," tukasnya.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement