NAMA saya Hery, usia 24 tahun. Saya karyawan swasta dengan penghasilan Rp2,7 juta per bulan. Saya sudah berulang kali ditanyakan oleh ibu pacar saya, kapan akan menikahi anaknya.
Saya orang yang boros dan tidak bisa menabung dengan baik, dengan pendapatan segitu. Apakah saya dapat mengumpulkan uang di atas Rp10 juta untuk pernikahan? Bagaimana caranya?
Terima kasih
Hery
Jawab :
Dear mas Hery,
Salah satu step dalam perjalanan hidup yang banyak dilakukan oleh manusia adalah menikah. Dan wajar memang apabila ibu pacar mas Hery mulai menanyakan kapan anaknya akan dinikahi, karena mungkin menurut beliau memang sudah waktunya. Dan waktu pernikahan itu, bila memang kita berniat untuk melaksanakannya, pasti lambat laun akan datang, tanpa memerdulikan apakah pendapatan kita mencukupi atau bagaimana gaya hidup kita.
Bila dari awal sudah bisa diestimasi bahwa dana yang diperlukan sebesar Rp10 juta, maka tinggal dihitung saja, per bulannya. Mas Hery bisa menabung seberapa besar?
Bila bisanya menabung sebesar Rp500 ribu per bulan, maka untuk mencapai angka Rp10 juta diperlukan waktu 20 bulan. Jadi mas Hery bisa menyampaikan kepada calon mertua, bahwa pernikahan akan diadakan 20 bulan lagi.
Jika calon mertua ingin lebih cepat lagi, semisal 10 bulan lagi, maka mas Hery harus bisa menabung per bulannya sebesar Rp1 juta. Untuk bisa mencapai tujuan finansial yang kita inginkan, cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengurangi pengeluaran dan atau menambah pemasukan. Menambah pemasukan atau bahasa kerennya bekerja sambilan, sangat banyak ragam dan macamnya.
Silakan mas Hery mencari tahu serta menyesuaikan dengan kondisi Anda, karena jangan sampai pekerjaan sambilan tersebut jusru mengganggu pekerjaan utama mas Hery.
Bila menambah pemasukan tidak memungkinkan, maka yang harus dilakukan adalah dengan mengurangi pengeluaran.
Ketika Anda sudah mengetahui bahwa ada pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu alias boros, maka kita harus menyadari juga bahwa tujuan finansial kita akan menjadi sulit tercapai apabila kita membiarkan pemborosan terus terjadi.
Jadi yang kita butuhkan di sini adalah niat, kemauan, serta kedisiplinan untuk berubah, serta mencapai tujuan finansial yang kita inginkan, yaitu melangsungkan pernikahan.
Semoga bermanfaat.
Andy Nugroho, CFP (@Andytrinugroho)
Perencana Keuangan
MRE Financial & Bisnis Advisory
Mitra Rencana Edukasi, PT | Jl. Musi no.33 Cideng Gambir Jakarta Pusat 10150|ph 021-3856722|www.mre.co.id|follow us @mreindonesia
Join “Dare to Dream Indonesia”, our free entry program Coaching & Business mentoring. http://www.facebook.com/pages/Dare-to-Dream-Indonesia/11291371265
(Widi Agustian)