Direktur Utama BPPI Rudi Setiandi mengungkapkan, potensi pasar di industri kendaraan bermotor masih sangat baik. Oleh karenanya, perseroan akan tetap melakukan diversifikasi usaha, ke sektor consumer finance di bidang kendaraan bermotor.
"Kenaikan BBM merupakan sebuah pilihan. Sepanjang transportasi publiknya masih belum memadai, maka masyarakat masih butuh kendaraan motor," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (30/10/2014).
Meski demikian, BPPI masih belum berencana untuk melakukan investasi ke sektor lain. Rudi memberikan alasan, market pasar modal yang pola telitinya sangat cepat dan tinggi membuat mereka tidak boleh salah mengambil langkah.
"Ini membuat kita jadi khawatir. Lantas kita mulai alokasikan dana sebagian ke sana. Biar enggak hanya terpatok pada satu sektor yang takut mengalami penurunan," tukas dia.
Sekedar informasi, kontribusi terbesar BPPI ditopang dari aset manajemen dan sekuritas. Sementara itu, tercatat kuartal III di tahun ini telah mencapai Rp31 miliar. Berbeda dengan 2013 lalu, yang hanya mencapai Rp28 miliar.
(Martin Bagya Kertiyasa)