Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Garuda Indonesia Kebal dari Pelemahan Rupiah

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 19 Desember 2014 |18:50 WIB
Garuda Indonesia Kebal dari Pelemahan Rupiah
Garuda Indonesia Kebal dari Pelemahan Rupiah (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Arif Wibowo mengatakan pelemahan yang terjadi pada Rupiah akhir-akhir ini tidak begitu memberatkan industri penerbangan Garuda. Pasalnya dia menyebutkan harga Avtur sedang mengalami penurunan.

"Ya jadi memang ada dua hal di penghujung 2014, memang Rupiah melemah sampai menyentuh Rp13.000 per USD, Tapi kita masih melihat ada opportunity di avtur ya, avtur itu kan Turun sampai mendekati 60 sen per liter. Artinya terjadi penurunan avtur yang cukup drastis juga," ungkap Arif saat ditemui di Kementerian Perhubungan, Jumat (19/12/2014).

 

Saya pikir, lanjutnya, sebagai rate off depresiasi Rupiah, di drop off dengan avtur. "Mudah-mudahan sih dolarnya jangan terus menerus naik, mudah-mudahan dolar segera stabil tahun depan," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan saat ini industri penerbangan mengalami tekanan. Meskipun terbantu dengan turunnya harga avtur, namun 78 persen cost structure Garuda di pengaruhi oleh dolar.

"Karena kan 78 persen terpengaruh dolar, yang 50 persen itu diturunkan oleh avtur. Tapi kan di top line, di revenue (pendapatan) kan pengaruh dolar. Terutama untuk airline yang pendapatannya Rupiah, Industri ini menghadapi situasi yang sangat menekan ya. Tapi itu tantangan buat kita. Ibaratnya kalau kita naik pesawat kan ada turbulence ya," tukasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement