JAKARTA – PT Mega Manunggal Property Tbk pagi ini mencatatkan namanya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode MMLP. Emiten ke 511 tersebut dibuka naik 23 persen ke posisi Rp725 per saham.
Harga tertinggi saham berada di level Rp800 dan teredah Rp690. Adapun frekuensi perdagangan sebanyak 81 kali dengan volume perdagangan 18 ribu lot dan total tranbsaksi Rp1,3 miliar.
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen mengatakan, saham MMLP mulai hari ini akan diperdagangkan di Indonesia. Dirinya selaku otoritas bursa mengharapkan agar para emiten yang mencatatkan sahamnya di bursa untuk memegang teguh akuntabilitas serta sustainbility yang baik.
"Terutama menciptakan iklim good governance yang baik dari perusahaan. Untuk dapat mengembangkan pasar modal," ujar Hoesen di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jumat (12/6/2015).
Sebagai informasi, perseroan diproyeksikan bakal mengantongi dana segar hasil IPO sebesar Rp1 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp3,34 triliun. Dana hasil IPO sebesar 90 persen akan digunakan untuk pembelian lahan di wilayah strategis, akusisi, dan investasi. Sisanya, sebesar 10 persen dialokasikan untuk belanja modal kerja.
Direktur Utama MMLP Fernandus Chamsi mengatakan,dalam waktu dekat pihaknya berencana mengakuisisi landbank selusa 50-60 hektar sebagian berlokasi di wilayah Jabodetabek. Selain itu,Perseroan juga membidik area timur pulau Jawa dalam jangka pendek serta Kalimantan dan Sulawesi.
"Suksesnya IPO Perseroan ini memungkinkan kami melaksanakan strategi pertumbuhan melalui peningkatan portofolio aset properti logistik di wilayah yang strategis dengan potensi pertumbuhan kegiatan logistik yang tinggi," ujarnya.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.