Masih kata Nasri, salah satu yang paling mendesak bagi PT PLN (Persero) saat ini adalah optimalisasi biaya investasi dan operasional. Dia mencontohkan, untuk biaya bahan bakar, PT PLN (Persero) dalam beberapa tahun terakhir terus berusaha memperbaiki komposisi bauran energi (energi mix) dengan mengurangi pemakaian pembangkit berbahan bakar batubara, gas, dan air.
Lebih jauh dia mengemukakan, selain terhadap biaya bahan bakar di segmen pembangkitan, PT PLN (Persero) juga melakukan optimalisasi biaya pemeliharaan serta investasi pada sektor transmisi dan distribusi. Salah satunya dengan mengembangkan sistem pengadaan yang lebih dapat memastikan diperolehnya barang dan jasa dengan kualitas handal dan harga yang lebih kompetitif.
"Dimulai dengan implementasi sistem pengadaan berbasis online E-Procurement, kemudian sistem pengadaan Joint Porcurement untuk peralatan material distribusi utama (MDU) dan Material Transmisi Utama (MTU) dan terakhir dengan penerapan sistem pengadaan mekanisme openbook untuk peralatan transformator dan switchgear," tandasnya.
Sekadar informasi, pabrik PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI) merupakan perusahaan joint venture antara CG International Holdings Singapore Pte Ltd (anak usaha Crompton Greaves Ltd) dan PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (anak usaha PLN Persero).
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.