nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan PLN Enjiniring Bangun Pabrik di Cikande

Dhera Arizona Pratiwi, Jurnalis · Senin 02 November 2015 15:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2015 11 02 19 1242204 ini-alasan-pln-enjiniring-bangun-pabrik-di-cikande-FyTV9Uxqt3.JPG Ilustrasi: (Foto: Okezone)


CIKANDE - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Prima Layanan Nasional (PLN) Enjiniring menandatangani kontrak kerja sama pembelian (purchase agreement) komponen switchgear dengan PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI) pada Juni 2014 silam. Di mana pabriknya baru saja di-groundbreakig pada hari ini dan ditargetkan rampung pada Juli 2016 mendatang.

Direktur Bisnis Regional Jawa bagian Tengah PT PLN (Persero) Nasri Sebayang mengatakan, kontrak kerja sama pembelian ini dilakukan lantaran mengingat dalam beberapa bulan terakhir nilai tukar Rupiah yang terus bergejolak dan hampir tidak pernah stabil. Oleh sebab itu, dengan adanya pabrik ini diharapkan nantinya akan mampu mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang dan juga mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor.

"Langkah yang lebih mendasar untuk mengurangi risiko fluktuasi nilai tukar mata uang tentu saja tidak lain adalah dengan berusaha semaksimal mungkin mengurangi ketergantungan perusahaan pada impor barang dan jasa dalam struktur operasional dan investasi. Artinya, obatnya tidak lain adalah peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) atas barang dan jasa yang dikonsumsi perusahaan," ujarnya seusai groundbreaking di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten, Senin (2/11/2015).

Dia melanjutkan, selain itu, kebutuhan investasi dan operasi di sektor ketenagalistrikan juga masih sangat besar.

"Hal ini menjadi tantangan bagi PLN untuk dapat mengelola dan mengembangkan sumber dayanya secara optimal agar dapat memenuhi kebutuhan tersebut," lanjut dia.

Masih kata Nasri, salah satu yang paling mendesak bagi PT PLN (Persero) saat ini adalah optimalisasi biaya investasi dan operasional. Dia mencontohkan, untuk biaya bahan bakar, PT PLN (Persero) dalam beberapa tahun terakhir terus berusaha memperbaiki komposisi bauran energi (energi mix) dengan mengurangi pemakaian pembangkit berbahan bakar batubara, gas, dan air.

Lebih jauh dia mengemukakan, selain terhadap biaya bahan bakar di segmen pembangkitan, PT PLN (Persero) juga melakukan optimalisasi biaya pemeliharaan serta investasi pada sektor transmisi dan distribusi. Salah satunya dengan mengembangkan sistem pengadaan yang lebih dapat memastikan diperolehnya barang dan jasa dengan kualitas handal dan harga yang lebih kompetitif.

"Dimulai dengan implementasi sistem pengadaan berbasis online E-Procurement, kemudian sistem pengadaan Joint Porcurement untuk peralatan material distribusi utama (MDU) dan Material Transmisi Utama (MTU) dan terakhir dengan penerapan sistem pengadaan mekanisme openbook untuk peralatan transformator dan switchgear," tandasnya.

Sekadar informasi, pabrik PT Crompton Prima Switchgear Indonesia (CPSI) merupakan perusahaan joint venture antara CG International Holdings Singapore Pte Ltd (anak usaha Crompton Greaves Ltd) dan PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (anak usaha PLN Persero).

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini