"Orang Gesit Tangan itu lebih unggul dari pada Gesit Otak. Sayangnya anak-anak muda sekarang dididik terlalu feodal, terlalu menggantungkan diri sama pembantu. Angkat gelas saja enggak mau, cuci piring enggak mau. Sehingga biasa lelet, enggak biasa gesit," tukasnya.
Sementara Gesit Gaul, lanjut Rizal, merupakan kemampuan untuk membangun hubungan yang baik dengan banyak pihak. Terkadang untuk membangun hubungan baru merupakan hal yang mudah, namun untuk menjaga hubungan tersebut merupakan hal yang sulit.
"Mempunyai 1G saja sudah bisa hidup. 2G saudara pasti sukses. Nah kalau bisa kuasai 3G saudara, can be anything you want. Bayangin sudah cerdas, orangnya gesit, gaulnya enak, pasti bisa jadi apa saja," pungkasnya.
3G, Rahasia Sukses si Rajawali Kepret
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.