Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Asal-usul Jurus Rajawali Milik Rizal Ramli

Danang Sugianto , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2016 |00:39 WIB
Asal-usul Jurus Rajawali Milik Rizal Ramli
Rizal Ramli. (Foto: Okezone)
A
A
A

Dari situlah Rizal selalu terobsesi dengan sosok pendekar. Akhirnya cita-citanya menjadi seorang pendekar pun tercapai. Saat ini dia merasa menjadi seorang pendekar memerangi penjahat-penjahat yang melakukan tindak KKN yang menggerogoti negara.

Ada dua jurus yang dia pakai untuk melawan penajahat-penjatah tersebut. Pertama adalah jurus Rawajawi Kepret. Jurus ini merupakan sebuah pergerakan revolusi mental untuk menggertak para oknum yang mencari keuntungan diatas kesengsaran rakyat.

"Supaya orang pada berubah. Karena kalau enggak, kelakukan KKN akan berlanjut terus. Jadi kadang-kadang perlu gaduh, tapi gaduh dalam tanda kutip. Artinya seperti punya sawah banyak tikus. Kalau kita tidak bikin gaduh, tikusnya pesta pora, panennya gagal. Kalau kita mau panen bagus kita bikin heboh dikit supaya tikusnya kabur. Nah di Indonesia ini tikusnya banyak banget, yang begini musti kita kepret," katanya.

Jurus Rajawali Kepret ini memang sangat mencuat di banyak media masa. Namun sebenarnya ada satu jurus lagi yang dimilikinya, yakni Rajawali Bangkit. Jurus ini digunakannya untuk menumbuh kembangkan kesejahteraan rakyat dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui revitalisasi aset negara.

"Memang kurang seksi topik ini dibanding Rajawali Kepret, tapi dampaknya besar sekali. Seperti pariwisata, nelayan supaya hidupnya lebih baik itu melalui Rajawali Bangkit. Jadi ada dua tangan Rizal Ramli, satu tangan kiri buat ngepret yang ngaco-ngaco. Yang kedua tangan kanan untuk membawa Indonesia bangkit," pungkasnya. (wdi)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement