Kalau kamu sudah membuat kelompok tugas-tugas yang bisa dikerjakan bersamaan, saatnya untuk mulai membuat jadwal. Tergantung kepribadian kamu, ada baiknya kamu tidak membuat jadwal yang terlalu padat dan mepet agar ada waktu untuk sedikit rileks.
Sebagai contoh, kamu bangun jam 5 pagi. Setelah selesai bersiap-siap, kamu gunakan waktu selama 1 jam dari jam 5.30 - 6.30 untuk persiapan bisnis kamu seperti mengecek email dan sebagainya. Setelah berangkat kerja dan masuk kantor, kamu menggunakan waktu dari jam 8 pagi hingga 11.30 siang untuk fokus di pekerjaan kantor, dengan jeda sekitar 5 menit setiap jamnya. 30 menit sebelum jam makan siang kamu gunakan untuk mengecek email terkait bisnis, membereskan meja kerja, atau sekedar melakukan tugas kantor yang ringan.
Kalau kamu sudah terbiasa untuk membagi jadwal kamu, maka kamu dapat mengatur pembagian waktu dengan baik antara pekerjaan di kantor dan bisnis kamu.
4. Pisahkan dan kelola keuanganmu dengan baik
Memisahkan pengelolaan keuangan antara pekerjaan kantor dan bisnis juga merupakan kunci untuk sukses bekerja sambil berbisnis. Kamu tentu perlu mengetahui berapa sumber pemasukan bersih kamu dari bisnis, terpisah dari gaji dan penghasilan dari pekerjaan kantor. Hal ini berguna untuk analisis kinerja bisnis kamu sekaligus menetapkan strategi menabung yang tepat.