Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemendag Prediksi Ekspor 2016 Terjun hingga 5%

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Selasa, 12 April 2016 |14:29 WIB
Kemendag Prediksi Ekspor 2016 Terjun hingga 5%
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
A
A
A


JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi nilai ekspor tahun 2016 akan mengalami kontraksi atau turun 5 persen dari capaian tahun 2015 yang sebesar USD142 miliar. Prediksi ini sejalan dengan belum stabilnya kondisi ekonomi global.

"Ekonomi global belum terlalu baik sehingga ekspor 2016 terjadi kontraksi 0 sampai 5 persen," papar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Nus Nuzulia Ishak di Kantor Kemendag, Selasa (12/4/2016). [Baca juga: Ekspor Turun 14%, Kemendag Salahkan Harga Komoditas]

Dia menyebut 60 persen produk ekspor Indonesia terdiri dari 10 komoditas utama. Antara lain, CPO, Tekstil, Karet, Produk hutan seperti Furnitur hingga makanan olahan.

"Yang dominan pada 10 komoditi utama kita, CPO, TPT (tekstil), karet, produk forest (kehutanan) seperti furnitur, perhiasan dan sebagainya, ekspor kita, 60 persen dari 10 komoditi itu," sebutnya.

Sejatinya, Nus menerangkan tidak ada penurunan volume ekspor. Yang terjadi adalah turunnyaa harga komoditas menyebabkan kontraksi pada nilai ekspor.

"Produk primer itu rubber (karet) mengalami penurunan cukup tajam kemudian harga komoditi yang lain misal batubara, komoditi perkebunan itu penurunan cukup tajam karena harga minyak dunia turun sehingga penurunan kalau volume tidak terjadi cukup tajam tetapi karena nilai komoditas primer berdampak pada nilai ekspor," cetusnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement