JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignatius Jonan memastikan, realisasi Pelabuhan Patimbang, Subang, Jawa Barat (Jabar) akan mendorong peningkatan ekspor industri yang berada di wilayah sekitar.
Pasalnya, dalam rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK), pemerintah telah setuju untuk membangun pelabuhan besar atau utama di wilayah Pantai Utara, Jabar.
"Beberapa opsi, salah satunya di daerah Patimban. Salah satu ya, bukan hanya satu-satunya. Nanti kalau saya bilang satu-satunya, anda beli tanah semua. Jadi salah satu, bukan satu-satunya," kata Jonan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/5/2016).
Jonan melanjutkan, kapasitas yang diusulkan adalah sekitar 7,5 juta Teus ditambah dengan penampungan atau terminal untuk 250 ribu mobil atau setara empat kali dari kapasitas dalam bentuk kontainer.
Rencana pembangunan, kata Jonan, jika disetujui akan dilakukan secara bertahap yang akan dimulai pada 2017 untuk tahap pertama dan selesai pada 2019 atau sudah beroperasi. Pembangunan juga akan melalui skema pembiayaan antar pemerintah
"Karena terminal mobil ini penting, dan juga sekitar 1,5 juta teus untuk tahap pertama dari 7,5 juta teus," tambahnya.
Menurut Jonan, Pelabuhan Patimbang menjadi penting lantaran menjadi upaya pemerintah mendorong peningkatan ekspor khususna di daerah Jawa Barat. "Industsrialisasi yang besar di daerah Jawa Barat, ini pelabuhannya tidak cukup walaupun ada ekspansi di Tanjung Priok," jelasnya.
Lanjut Jonan, Pelabuhan Panimbang juga akan menjadi pelabuhan saingan dengan Tanjung Priok yang selama ini jati jantungnya di wilayah Jawa Barat.
"Ya kalau bisnis kalau dekat-dekat pasti bersaing. Tapi ini kan kapasitasnya di kemudian hari tumbuh terus ya. Jadi kalau di daerah DKI dan sekitarnya, Jabodetabek pasti ke Tanjung Priok. Tapi kalau daerah Cikarang, Kerawang, dan sebagainya, saya kira nanti ke pelabuhan yang akan dibangun itu," tutupnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.