"Posisi mereka di China telah diserang konstan dari vendor Android lain, bahkan di pasar low-end. Pindah ke luar negeri memang menjadi pilihan yang tak terelakkan," tambah dia.
Vice President Microsoft, Jonathan Tinter, mengatakan perusahaan ingin masuk ke pengguna Xiaomi yang masih muda dan berpendidikan dengan memiliki produk pra-instal pada perangkat mereka. Namun, dia menolak memperinci tentang penawaran paten tersebut. Meski demikian, dia mengatakan secara keseluruhan kesepakatan itu sesuatu yang mereka lakukan dengan mitra strategis lainnya.
Microsoft telah menghentikan kesepakatan lisensi dengan banyak pembuat perangkat Android selama bertahun-tahun.
(Martin Bagya Kertiyasa)