Dalam pameran ini Bank BTN memberikan kebijakan khusus untuk transaksi yang dilakukan selama masa pameran berlangsung, antara lain suku bunga ringan 5 persen dan uang muka 1 persen, serta bebas biaya administrasi untuk KPR FLPP. Sedangkan untuk KPR BTN Platinium, mendapat diskon biaya provisi Bank dan administrasi sebesar 71 persen serta diskon biaya premi asuransi jiwa hingga 20 persen.
Menurut Maryono, sebagai bank dengan pangsa pasar terbesar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia, BTN akan terus melakukan terobosan untuk meningkatkan penyaluran kreditnya. Kegiatan IPEX 2016 ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk menambah kucuran kredit baru. Pasar perumahan di Indonesia yang masih terbuka lebar memberikan inspirasi kepada perseroan untuk kembali menyelenggarakan pameran ini.
Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya hingga akhir Juni telah berkontribusi merealisasikan pembangunan rumah kurang lebih 220.000 unit. Sisanya, masih ada 350.000 unit rumah hingga akhir tahun yang menjadi tanggung jawab BTN.
”Melihat perkembangan program 1 juta rumah yang semakin tahun semakin meningkat (permintaannya), BTN memutuskan tidak hanya memberikan pembiayaan dari sisi demand (permintaan), tapi akan melakukan pembiayaan dari sisi suplai atau developer,” katanya.
Selain itu, untuk mempercepat realisasi program 1 juta rumah tahun ini, pihaknya melakukan beberapa program kerja sama dengan perusahaan yang bergerak di bidang properti.
(Rizkie Fauzian)