Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rumah di Kolombia Terbuat dari Bahan Daur Ulang Plastik

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Sabtu, 03 September 2016 |05:13 WIB
Rumah di Kolombia Terbuat dari Bahan Daur Ulang Plastik
Foto: inhabitat
A
A
A

BOGOTA - Seorang arsitek asal Kolombia, Oscar Andres Mendez berhasil menemukan cara untuk mentransformasi limbah plastik dan karet menjadi sebuah bahan bangunan yang berkelanjutan.

Melalui perusahaan yang didirikannya, Conceptos Plásticos, Oscar berupaya untuk menangani masalah serius yang disebabkan oleh limbah plastik dan mengurangi krisis perumahan sebesar 45 persen di setiap negara.

 

Seperti dikutip dari The Venture, Sabtu (3/8/2016), perusahaannya tersebut mengubah limbah karet dan plastik menjadi bahan alternatif untuk rumah. Dengan menggunakan bahan tersebut, rumah menjadi tahan api dan gempa.

"Kita daur ulang limbah plastik yang mencair dan dituang ke dalam cetakan untuk menghasilkan blok plastik yang bekerja seperti potongan-potongan Lego, sehingga setiap orang lebih mudah untuk membangun rumah mereka sendiri," ujar Oscar.

 

Oscar menjelaskan, sebuah rumah untuk satu keluarga berjumlah 4 orang hanya membutuhkan waktu konstruksi selama lima hari. Sementara rumah yang lebih besar dengan daya tampung hingga 15 orang membutuhkan waktu 10 hari untuk konstruksi.

Selain lebih cepat, sistem konstruksi tersebut 30 persen lebih murah daripada sistem konvensional yang digunakan di daerah pedesaan. Rumah Lego itu bisa dibangun hanya dengan USD5.200 atau setara dengan Rp68,9 juta (kurs Rp13.255 per USD).

Blok bangunan plastik itu saat ini menjadi tempat penampungan bagi keluarga yang tidak mampu membeli rumah. Pada 2015, sebanyak 42 keluarga di Kolombia telah terbantu dengan penampungan seluas 1.100 meter persegi, empat rumah 40 meter persegi, dan 10 lebih rumah 360 meter persegi.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement