Setelah runtuh pada 11 September 2001, itu memunculkan kembali ide-ide tentang apa dan bagaimana harus membangun kembali pencakar langit tersebut. Pasalnya bangunan tersebut bukan hanya menjadi pusat perdagangan dunia, tapi juga simbol kebanggaan Amerika.
Seperti dilansir oleh Business Insider, Rabu (14/9/2016), pembangunan menara dimulai pada Februari 1967 dengan menelan biaya hingga USD500 juta atau setara dengan Rp6,5 triliun (kurs Rp13.161).
Adalah arsitek Minoru Yamasaki yang merancang dua bangunan dengan 110 lantai yang dibangun pada struktur berongga didukung oleh kolom baja. Lebih dari 10.000 pekerja terlibat dalam pembangunan kompleks termasuk menara dan plaza seluas 5 hektare dengan patung Fritz Koeing 25 kaki.