YOGYAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mempunyai rekam jejak sebagai seorang entrepreneur yang cemerlang. Bahkan, hampir semua ranah bisnis pernah dijajalnya, seperti ekspor-impor, perhotelan, konstruksi, penjualan kendaraan, perkapalan, real estat, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, dan telekomunikasi.
Sebagai pria yang sudah memiliki pengalaman di dunia usaha, JK tak sungkan membagi tips dan trik untuk bertahan sebagai pengusaha. Menurutnya, menjadi pengusaha tidak terlalu banyak membaca buku atau teori. Sebab, justru akan timbul rasa ketakutan dalam menilai usaha.
"Modal yang utama memulai usahanya. Ibarat kita naik sepeda maka awalnya kita jalan pelan-pelan dan berjalan semakin cepat," tuturnya.
Dunia usaha saat ini tidak bisa lepas dari kemajuan teknologi. Bergerak dalam usaha juga akan mengikuti kemajuan teknologi yang terus berkembang dengan pesat. "Perkembangan teknologi akan memajukan dunia usaha. Yang penting memulai usaha," katanya.
Menurutnya, banyak anak muda ingin jadi PNS untuk masa depan yang jelas. Tak sedikit, mereka malas berdagang karena memikirkan risiko dan ruginya saja. "Padahal, jadi pedagang banyak untungnya. Modalnya adalah semangat dan produktif," katanya.
Umat Islam, kata JK, jangan selalu membanggakan yang umatnya terbanyak di Indonesia. Namun, umat Islam yang jumlahnya terbanyak ini harus berkualitas. "Kemakmuran hanya bisa dicapai saat kita tingkatkan produktivitas," ujarnya. (dng)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.