Khusus mengenai kerja sama perhubungan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pembahasan kereta cepat atau semi cepat Jakarta-Surabaya baru sebatas pengajuan proposal dari Jepang. Jepang diberikan kesempatan untuk memberikan proposal awal, baik itu cepat maupun semicepat, namun belum ada kesepakatan. Dengan demikian, belum ada penentuan operator kereta api tersebut.
“Jepang tidak menunjuk perusahaan apa-apa, yang diharapkan adalah perusahaan patungan (Jepang dan Indonesia) sementara untuk nilai investasi tidak dibahas tadi,” ungkap Budi.
Budi mengaku Presiden Jokowi menyambut proposal yang diajukan Jepang tersebut. “Ya Presiden memberikan kesempatan memberikan proposal, yang penting kita memberikan kesempatan pengajuan proposal awal untuk Jakarta- Surabaya berjarak 720 kilometer,” tambah Budi.
Sementara itu, kerja sama Jepang-Indonesia yang segera terwujud adalah pembangunan Pelabuhan Patimban, Subang. Indonesia meminta Pelabuhan Patimban dibangun paling lambat awal 2018 dan mulai dioperasikan secara bertahap awal 2019.
(Dani Jumadil Akhir)