Terobosan
Untuk itu perlu dicari terobosan dalam hubungan diplomatik antara Indonesia dan Jepang. Kata kuncinya adalah keberhasilan membangun hubungan dengan Indonesia yang sedang sangat dekat dengan China dan masih berpengaruh di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
Bila itu terpenuhi maka Jepang akan merasa lebih aman dan nyaman karena hubungan baik tersebut akan berdampak pada konstelasi regional Asia Tenggara dan Asia yang lebih berimbang. Pilihannya saat ini ada di Jepang. Akankah Jepang melakukan janji-janji dalam IJEPA yang nanti akan disempurnakan dengan sepenuh hati atau tidak.
Pertama, tidak ada cara lain selain mengembangkan kemampuan industri dan teknologi Indonesia untuk mengimbangi ekspansi China yang gencar. Kekhawatiran perlu tidaknya alih teknologi harus dihentikan karena tidak diperlukan lagi.
Yang harus dilakukan Jepang adalah melakukan alih teknologi tersebut dan Indonesia siap merebutnya dengan meningkatkan absorptive capacity-nya, mempersiapkan sistem inovasi nasional termasuk di dalamnya meningkatkan pengeluaran penelitian dan pengembangan (research and development) industri maupun pemerintah secara lebih signifikan.
Kedua, Jepang harus mengubah gaya diplomasinya dengan memanfaatkan para alumni Jepang yang duduk di pemerintahan, industri, komunitas epistemik di perguruan tinggi, maupun kelompok-kelompok masyarakat secara lebih efektif. Melakukan evaluasi atas langkah yang selama ini telah dilakukan dan melaksanakan perbaikan termasuk mencari saluran, jalan dan aktor baru yang mungkin belum mengemuka namun bermanfaat.
Tirta B Mursitama
Alumnus Gakushuin University, Tokyo, Jepang
(Dani Jumadil Akhir)