Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kerjasama di Balongan Batal, Pertamina-Saudi Aramco Masih Punya Proyek Cilacap

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Senin, 30 Januari 2017 |15:52 WIB
   Kerjasama di Balongan Batal, Pertamina-Saudi Aramco Masih Punya Proyek Cilacap
Ilustrasi kilang minyak mentah. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) terus mengupayakan percepatan pengembangan kilang untuk mengejar target agar bisa selesai di 2019. Pertamina awalnya berencana untuk bekerjasama dengan Saudi Aramco untuk proyek pengembangan tersebut, namun kerjasama tersebut dibatalkan karena ada kesalahpahaman dalam penyelesaian target pembangunan.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Rachmad Hardadi mengatakan, pembatalan kerjasama dengan perusahaan minyak tersebut untuk pembangunan 2 Refinery Development Master Plan (RDMP). Dua kilang yang dimaksud adalah Kilang Balongan di Indramayu dan Kilang Dumai di Riau.

"Semua itu kan tergantung situasi dan kondisi. Saat penandatanganan joint venture agreement dari dua CEO, sudah ada kesepakatan untuk mengejar waktu yang dilakukan dalam 2 tahap. Akhirnya karena tidak sepakat, Pertamina run (mengerjakan) sendiri," ungkapnya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (30/1/2017).

Menurutnya, walau proses kerjasama dibatalkan, Saudi Aramco dapat menerima kesepakatan pembatalan kerjasama untuk kedua kilang tersebut. Pertamina dan Saudi Aramco juga akan tetap melakukan kerjasama di pengembangan RDMP lainnya, yakni kilang Cilacap di Jawa Tengah. Dalam kerjasama ini kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

"Jadi dari awalnya kerjasama Dumai dan Balongan. Yang kerjasama dengan Aramco hanya kilang Cilacap saja. Bahkan sudah ada komitmen kuat dari Saudi Aramco untuk mempercepat kilang Cilacap ke 2021 yang sebelumnya disepakati selesai 2022," tukasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement