Produksi Blok Cepu Naik 200 Ribu Barel, KESDM: Amdal Tetap Dibutuhkan!

Dedy Afrianto, Jurnalis · Selasa 31 Januari 2017 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2017 01 31 320 1605329 produksi-blok-cepu-naik-200-ribu-barel-kesdm-amdal-tetap-dibutuhkan-vwG9oecyRS.jpg Ilustrasi: Reuters

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi minyak mentah lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, di Kabupaten Bojonegoro mengalami kenaikan dari saat ini 180 ribu barel per hari menjadi 200 ribu barel per hari. Saat ini, semua fasilitas ditanyakan telah siap untuk menunjang peningkatan produksi ini.

"Cepu kan sudah bisa full sekarang. Fasilitasnya sudah siap semua. Udah enggak ada lagi kendala," tutur Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja kepada awak media, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Namun, peningkatan produksi minyak mentah itu masih menunggu persetujuan analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Hanya saja izin untuk flare yang lebih besar tidak lagi diperlukan karena gas yang mengikuti dari produksi minyak akan digunakan semua.

"Amdal tetap perlu, kemarin kan terhambat itu karena facility belum siap untuk injeksi gasnya jadi kalau memproduksikan minyak banyak kan gasnya ada yang ikut nih jadi harus dibakar, itu sudah urus izin ke KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) dan itu ada batasnya kalau terlalu besar enggak bagus untuk lingkungan," jelasnya.

Ditargetkan, peningkatan produksi ini dapat dilakukan pada tahun ini. Peningkatan produksi juga diharapkan akan tercapai pada blok migas lainnya.

"Kalau membesarkan flare, ya. Kita usahakan gasnya kita injeksi. Targetnya 2017 ini sudah siap. Cepu, Rokan kan masih bagus ya produksinya. Di Rokan itu masih terjaga," tutupnya.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini