Dilema Rumah Langganan Banjir, Tak Bisa Ikut Asuransi

Trio Hamdani, Jurnalis · Jum'at 24 Februari 2017 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2017 02 24 470 1627040 dilema-rumah-langganan-banjir-tak-bisa-ikut-asuransi-7qBjafLGnx.jpg Ilustrasi : Shutterstock

JAKARTA - Menjadi suatu dilema ketika kita memiliki rumah di kawasan langganan banjir. Pasalnya tak sedikit kerugian yang kita tanggung akibat banjir yang melanda rumah kita.

Mungkin kita berpikir untuk mengasuransikan rumah kita dari risiko yang terhadap banjir. Sebab, dengan mengasuransikan rumah dari banjir dapat meminimalkan dana yang kita keluarkan untuk memperbaiki rumah yang diserang banjir.

"Seperti kita tahu bahwa risiko banjir itu kan senantiasa mungkin ada terutama untuk daerah-daerah yang cukup rendah, atau dekat dengan aliran sungai atau berdasarkan pengalaman kita dalam beberapa tahun terakhir ini bagaimana ada banjir atau tidak," kata Perencana Keuangan Fredy Piellor kepada Okezone di Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Dia menilai bagi rumah yang sering dilanda banjir, maka pemiliknya memiliki kepentingan untuk mengasuransikan rumahnya dari risiko yang muncul akibat banjir. Namun Sayangnya, perusahaan asuransi cenderung menghindari kawasan rawan banjir.

"Bagi rumah yang kerap kali dilanda banjir, tentunya akan dihindari oleh berbagai perusahaan asuransi. Kalau perusahaan asuransi itu tahu daerah itu banjir pasti perusahaan asuransi tidak mau menerima risiko banjir," ungkapnya.

Sehingga, bagi pemilik rumah yang berada di kawasan langganan banjir tidak punya pilihan lain selain menggunakan dana pribadinya untuk memperbaiki kerugian yang diakibatkan oleh banjir.

(rai)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini