Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Properti Serpong Mulai Sasar Beberapa Daerah Ini

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 08 Maret 2017 |11:09 WIB
Properti Serpong Mulai Sasar Beberapa Daerah Ini
Ilustrasi: Koran SINDO
A
A
A

PASAR properti yang terus bergerak cepat selalu mencari celah dengan harga lebih kompetitif. Hal inilah yang terjadi di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Kian tingginya harga tanah di Serpong dan kawasan sekitarnya mendorong pembangunannya melebar ke kawasan yang harga tanahnya lebih murah. Saat ini kawasan Serpong yang mulai berkembang, yaitu Puspitek di perbatasan Serpong-Pamulang dan Cisauk. Kedua kawasan ini lokasinya cukup dekat dengan BSD City.

“Di kawasan Puspitek, harganya bisa dikatakan masih terjangkau sehingga konsumen banyak melirik kawasan ini,” ujar Ferry Salanto, Associate Director Research Colliers Internasional. Perkembangan kawasan Puspitek juga terdorong perkembangan wilayah Pamulang yang harga rumahnya juga sudah tinggi. Beberapa perumahan di Pamulang seperti Cendana Residence dan Pamulang Residence yang berlokasi di Jl Benda, harga rumahnya sudah berkisar di atas Rp500 juta.

Sementara di Jl Puspitek terdapat perumahan Puri Serpong yang memasarkan hunian dengan kisaran di bawah Rp500 juta. Selain kawasan Puspitek yang berkembang, juga wilayah Muncul dan Cisauk di belakang BSD City. Di Muncul kini ada sejumlah perumahan menengah yang dikembangkan pengembang besar, seperti Serpong Jaya (PT Jaya Real Property Tbk), dan Serpong Natura (Sentul City Tbk).

Beberapa perumahan ini memasarkan hunian berkisar di atas Rp500 juta dan dibangun di atas luas bangunan 333-39 meter persegi dengan kaveling 60 sampai 72 meter persegi. Adapun di Jl Raya Cisauk sendiri terdapat perumahan Serpong Garden yang menawarkan hunian berkisar di bawah Rp500 juta dengan tipe (45/91). Karena itu, untuk pengembangan hunian menengah, trennya akan bergerak ke barat yaitu kawasan Legok dan Cikupa.

“Perkembangan perluasan kawasan Serpong nantinya mengikuti rute rencana jalan tol Serpong-Balaraja, ruas tol tersebut akan melintasi enam kecamatan di wilayah selatan dan barat Kabupaten Tangerang, yaitu Cisauk, Legok, Curug, Panongan, Tigaraksa, dan Balaraja. Nantinya kantong-kantong hunian baru akan berkembang di beberapa kawasan itu mengikuti jalan tol,” kata Ferry.

Oleh karena itu, salah satu perusahaan pengembang properti, Tombak Intan Developer, sangat optimis akan potensi perkembangan Legok dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Hal itu diwujudkan Tombak Intan Developer lewat pembangunan proyek-proyek perumahan berkualitas di wilayah Legok. “Saat ini proyek perumahan yang telah berdiri adalah The Green Residence, yang sudah terjual lebih dari 70% sejak dipasarkan,” kata Man - dy Purwa Hartono, Marketing Director Tombak Intan. (tro)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement