JAKARTA - Kinerja keuangan PT First Media Tbk (KBLV) kian memprihatinkan. Rugi yang didera perseroan semakin besar saja.
Pada periode 2016, rugi yang dapat didistribusikan ke entitas induk perseroan mencapai Rp794,68 miliar. Artinya, rugi ini bertambah 27,2 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp507,68 miliar.
Padahal, penjualan dan pendapatan usaha perseroan naik menjadi Rp1,3 triliun dari periode sebelumnya yang sebesar Rp1,06 triliun.
Tapi, pendapatan tersebut tergerus oleh beban penjualan sebesar Rp203,06 miliar dari sebelumnya 173,9 miliar. Begitu juga beban keuangan kian tambah menjadi Rp91,8 miliar dari sebelumnya Rp328,9 miliar.
Beban lainnya juga naik menjadi Rp72,4 miliar dari sebelumnya hanya Rp9,8 miliar. Sementara itu, pendapatan lainnya juga turun menjadi hanya Rp54 juta dari sebelumnya Rp44,45 miliar.
Selain itu, jumlah liabilitas jangka pendek perseroan per 31 Desember 2016 juga naik menjadi Rp4,11 triliun dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp3,12 triliun.
Jumlah aset First Media juga menyusut pada periode tersebut, menjadi hanya Rp12,78 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya R[13,7 triliun.
(kmj)
(Rani Hardjanti)