"Karena di luar negeri TKI punya banyak masalah. Di dalam negeri kita tahu masalahnya antara pengusaha dan buruh yang enggak akan selesai kalau pemerintah tidak bisa jadi penengah yang baik. Yang bisa akomodir kebutuhan pengusaha dan buruh," jelasnya.
Dia menuturkan, yang menjadi tuntutan buruh di Indonesia adalah kenaikan upah minimum regional (UMR). Sedangkan buruh di luar negeri atau TKI, butuh perlindungan.
"Buruh minta kenaikan UMR tapi produktivitas harus dinaikkan juga biar bisa naik UMR-nya. Agar pengusaha juga jadi lebih enak dan investor juga akan senang jika skill-nya baik. Sehingga pengusaha juga akan memberikan gaji dan bonus yang lebih baik," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.