nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun 2 Pabrik, Pan Brothers Anggarkan Capex Rp492,1 Miliar

Ulfa Arieza, Jurnalis · Senin 22 Mei 2017 18:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 05 22 278 1697228 bangun-2-pabrik-pan-brothers-anggarkan-capex-rp492-1-miliar-57g4zGJ5Xh.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA – PT Pan Brothers Tbk (PBRX) mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) 2017 sebesar USD37 jutaatau sekira Rp492,1 miliar mengacu kepada kurs Rp13.300 per USD

Dari total tersebut, sebanyak Rp399 miliar akan digunakan perseroan untuk menambah kapasitas produksi dengan pembangunan dua pabrik baru di bawah bendera PT Eco Smart Garment Indonesia yang berlokasi di Jawa Tengah. Sedangkan sisanya sebesar USD7 juta akan digunakan untuk perbaikan pabrik yang sudah ada.

Wakil Direktur Pan Brothers Anne Patricia Sutanto menjelaskan bahwa sumber belanja modal untuk pembangunan pabrik baru bersumber dari dana global bond sebesar USD200 juta. Seperti diketahui perseroan telah menerbitkan global bonds yang diterima pada Januari 2017 dengan kupon 7,625 dengan tenor lima tahun sampai dengan 26 Januari 2022.

Saat ini perseroan yang bergerak di sektor garmen ini memiliki 23 pabrik yang tersebar di delapan lokasi antaranya, Tangerang, Bandung, Tasikmalaya, Serang, Demak, Boyolali, Ungaran, dan Sragen. Dengan tambahan dua pabrik, maka perseroan akan memiliki 25 pabrik tahun ini.

“Total kapasitas kita sekarang adalah 90 juta potong garmen tiap tahun, dengan adanya penambahan pabrik ini , maka dapat menambah kapasitas sebesar 21 juta potong garmen tiap tahunnya, sehingga total 111 juta potong tiap tahun,” terangnya dalam paparan publik usai rapat umum di Graha CIMB, Jakarta, Senin (22/5/2017).

Pembangunan dua pabrik ini ditargetkan rampung akhir 2017 akan mulai berproduksi semester II tahun 2018. Perusahaan juga menargetkan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja sebanyak 12.000 orang dari jumlah sekarang yaitu 35.000 orang.

Soal kinerja tahun 2016, perseroan berhasil mengantongi laba bersih sebesar USD14,58 juta. Penjualan PBRX tahun 2016 juga mengalami pertumbuhan 15% menjadi USD482 juta. Penjualan ekspor mendominasi 90% penjualan, yakni USD423 juta. Ekspor komoditas garmen PBRX 2016 tersebut naik 14% dari ekspor tahun sebelumnya senilai USD371 juta.

Emiten yang bergerak di sektor garmen ini menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% pada tahun ini.

"Untuk bottom line targetnya kurang lebih sama dengan tahun lalu sekira 2%," tambah dia.

Akan tetapi, kinerja perseroan pada kuartal I-2017 mengalami sedikit perlambatan. Perolehan laba bersih turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD3,72 juta menjadi USD2,18 juta.

Penurunan ini merupakan siklus yang biasa terjadi tiap tahunnya. Penjualan akan mengalami peningkatan kembali pada kuartal II dan kuartal III.

"Kuartal I memang paling rendah, tapi memang yang paling tinggi di kuartal II dan III. Kuartal III bisa kita harapkan untuk cover target kita," pungkasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini