nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pan Brothers Sisakan Dana Rights Issue Rp348,8 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Rabu 18 Juli 2018 12:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 18 278 1923945 pan-brothers-sisakan-dana-rights-issue-rp348-8-miliar-3NgECrEtmF.jpg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Antara)

JAKARTA - PT Pan Brothers Tbk (PBRX) masih mengantongi dana senilai Rp384,8 miliar dari hasil penawaran umum terbatas (PUT) 3 melalui penawaran umum dengan hak memesan efek terlebih dahulu alias rights issue. Di mana total dana yang diperoleh emiten tekstil ini dari rights issue mencapai Rp1,01 triliun.

Per 30 Juni lalu, perseroan telah menggunakan dana senilai Rp246,5 miliar untuk pendirian PT Eco Smart Garment Indonesia, dan untuk kebutuhan peningkatan modal kerja senilai Rp64,22 miliar. Selain itu, perseroan juga melakukan investasi di sektor hulu maupun hilir dan tambahan penyertaan pada anak perusahaan. Dana yang dikucurkan untuk kebutuhan ini mencapai Rp316,68 miliar.

Awal Bulan Juni IHSG Ditutup Naik 

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) tahunan, perseroan memutuskan untuk mengalokasikan dana senilai Rp246,5 miliar untuk peningkatan kapasitas produksi melalui entitas anak yakni PT Eco Smart Garment Indonesia. PBRX memiliki saham sebesar 85% pada perusahaan tersebut. Dalam hal ini, perseroan akan melakukan penambahan penyertaan secara proporsional sesuai kepemilikan saham, untuk pendanaan pabrik-pabrik baru di Jawa Tengah.

Baca Juga: Bangun 2 Pabrik, Pan Brothers Anggarkan Capex Rp492,1 Miliar

Kemudian dana senilai Rp526,68 miliar akan dialokasikan PBRX untuk berinvestasi di sektor hulu maupun hilir guna memperluas posisi perseroan di bidangnya, melalui tambahan penyertaan pada entitas anak. Sebagai informasi, di kuartal pertama 2018, PT Pan Brothers Tbk mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 7,1% menjadi USD107,4 juta dari USD100,2 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Anne Patricia Sutanto, Wakil Presiden Direktur PT Pan Brohters Tbk pernah bilang, pelemahan kurs rupiah memberikan keuntungan tersendiri bagi perusahaan. Hal tersebut dikarenakan pasar dari perusahaan yang fokus pada ekspor. Disebutkan, dari penjualan sebesar USD107,4 juta, pasar ekspor menyumbang pendapatan sebesar USD98,4 juta. Sedangkan untuk laba bersih, perusahaan mengalami penurunan 84,4% menjadi USD340.235 dari sebelumnya USD2,1 juta.

Awal Bulan Juni IHSG Ditutup Naik 

Produk Pan Brothers sebagian besar dikirim ke negara-negara Asia dengan porsi sebesar 56%, diikuti negara-negara di Amerika sebesar 26%, dan sisanya ke negara-negara di Eropa. Dirinya menjelaskan, hal tersebut dikarenakan produksi sudah dilakukan untuk pengiriman yang dilakukan pada bulan April-Juli,”Kuartal I memang selalu lebih besar untuk beban. Hal itu dikarenakan kami sudah mengeluarkan biaya untuk pengiriman April-Juli, tetapi kami belum mendapatkan bayaran sehingga terlihat PPh besar,” ujarnya.

Sampai akhir tahun, perusahaan menargetkan penjualan perusahaan tumbuh 15% dari realisasi tahun lalu sebesar USD549,3 juta. Sedangkan untuk laba bersih juga ditargetkan tumbuh 15% sebagai bentuk stabilitas. Perseroan menunda rencana pembangunan pabrik untuk produksi synthetic woven untuk mengurangi impor bahan baku.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini