JAKARTA - Pemerintah Seoul memanfaatkan jalan layang terbengkalai, untuk menjadikan taman gantung atau yang biasa disebut Skygarden. Di Korea, Skygarden dikenal dengan nama Seollo 7017.
Sebuah nama yang merujuk 'Seoul Street' tahun 1970 dan 2017. Tahun-tahun tersebut merupakan struktur awal yang dibangun sejak 1970 hingga dirubah pada 2017.
Seperti dilansir Inhabitat, Kamis (25/5/2017), perusahaan Belanda MVRDV ditugaskan untuk mengubah jalan raya era 1970-an menjadi sebuah Skygarden dengan ketinggian 983 meter. Menjulang tinggi diatas pusat lalu lintas, Taman dengan tinggi 16 meter ini memiliki sejumlah 24.000 tanaman khas Korea dari 228 spesies.
Tanaman yang berada di skygareden juga diatur sesuai alfabet korea, dimana hal tersebut menjadi keindahan tersendiri dari taman tersebut. Pada malam hari, Skygarden diterangi dengan cahaya biru yang menawan dan juga lebih sehat untuk tanaman.
Selain menyediakan ruang terbuka hijau, tujuan dibangunnya Skygarden adalah untuk menghubungkan penduduk kota dengan alam. Dimana penduduk Korea akan disuguhkan pemandangan perkotaan hingga stasiun bersejara Seoul.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.