Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pertamina Lubricants Bidik Pasar Industri Utama Penggerak Perekonomian

Koran SINDO , Jurnalis-Rabu, 14 Juni 2017 |12:24 WIB
Pertamina Lubricants Bidik Pasar Industri Utama Penggerak Perekonomian
Ilustrasi: (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - PT Pertamina Lubricants mengincar pasar industri yang dinilai sebagai pasar potensial seiring mulai menggeliatnya ekonomi.

Anak usaha PT Pertamina (Persero) yang mengelola usaha pelumas automotif dan industri serta base oil tersebut menargetkan menjadi pemain global di industri pelumas dan masuk ke posisi 15 besar dunia pada 2020. Hingga kini Pertamina Lubricants tercatat sebagai pemimpin pasar di industri pelumas Tanah Air dengan penguasaan sekira 60% pasar.

Pertamina Lubricants didukung keberadaan tiga pabriknya di dalam negeri dan satu di luar negeri serta jangkauan produk pelumas ke semua sektor industri. Direktur Utama Pertamina Lubricants Afandi menjelaskan, pasar industri merupakan pasar potensial yang terus menjadi target perusahaan. Apalagi, tahun ini beberapa industri yang sebelumnya lesu mulai bangkit.

”Karena itu, Pertamina Lubricants akan tetap menjadikan industri-industri utama yang ikut menggerakkan perekonomian nasional sebagai pasar utama, seperti pertambangan, minyak dan gas bumi, perkapalan, semen, pembangkit listrik, petrokimia, perusahaan kertas, dan karet,” ujar dia dalam keterangan tertulis kemarin.

Afandi mengatakan, berbagai industri tersebut membutuhkan pelumas dalam volume cukup besar dengan karakter pelumas yang terbilang khusus. Pertamina Lubricants, kata dia, memiliki keunggulan dengan servis product trial dan kemampuan menyediakan produk dalam jumlah yang diinginkan serta jaminan suplai dan karakteristik oli yang dibutuhkan konsumen industri.

Afandi menyebutkan, tahun ini Pertamina Lubricants terus mengalami peningkatan kinerja dalam sektor industri maupun automotif. Bila dibandingkan periode yang sama pada 2016, kata dia, Pertamina Lubricants mengalami peningkatan 2,5% dari total penjualan pelumas Pertamina untuk kedua sektor tersebut.

Perusahaan memiliki tiga pabrik di Indonesia serta jaringan distribusi dan berbagai varian produk yang diperuntukkan untuk beragam segmen industri. Ketiga pabrik pelumas Pertamina tersebut juga sudah menggunakan teknologi terkini.

Terlebih, pabrik pelumas di Jakarta (Production Unit Jakarta) merupakan pabrik pelumas terintegrasi terbesar di Asia Tenggara yang dilengkapi LOPB Plant, VM Plant, dan Grease Plant. ”Pertamina Lubricants memiliki kemampuan produksi yang mencapai 535.000 kiloliter (kl) per tahun, ditopang adanya 3 gudang yang menjadi stok nasional, 24 depot supply point , 7 sales region , lebih dari 160 distri-butor, lebih dari 2.000 outlet Bright Olimart, Olimart, Bengkel Enduro, dan Enduro Express, serta penjualan di lebih dari 5.000 SPBU,” paparnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement