Image

Unik, Perusahaan Korsel Ini Hanya Rekrut Karyawan Berusia Lebih dari 55 Tahun

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 13:55 WIB
https img z okeinfo net content 2017 06 20 320 1720662 unik perusahaan korsel ini hanya rekrut karyawan berusia lebih dari 55 tahun rkFIsxmx2g jpg Ilustrasi: (Foto: Reuters)

JAKARTA - Perusahaan biasanya merekrut karyawan baru yang masih muda atau baru lulus kuliah. Meski demikian, perusahaan teknologi EverYoung yang berbasis di Seoul, Korea Selatan (Korsel) memiliki syarat berbeda untuk merekrut karyawan baru.

Syarat itu adalah karyawan baru harus berumur minimal 55 tahun. Sejak perusahaan didirikan pada 2013 hingga kini, mereka telah memiliki 420 karyawan yang berusia antara 55 dan 83 tahun. Budaya korporasi di Korsel kerap memaksa pekerjanya mengambil pensiun sebelum karyawan berusia 60 tahun. Pendiri EverYoung Chung Eunsung melihat dengan cara berbeda.

Dia merekrut karyawan dengan minimum usia 55 tahun dengan harapan dapat mengubah perilaku diskriminasi terhadap umur tersebut. Dia ingin membuktikan bahwa karyawan usia lanjut juga memiliki nilai tinggi bagi perusahaan, sama seperti karyawan muda. Pada 2013, dia membuat aturan yang hanya mempekerjakan karyawan dengan usia minimal 55 tahun dan manajemen EverYoung telah menjalankan aturan ini selama empat tahun.

“Korea semakin menua dan fenomena ini semakin meningkat, jadi kami yakin bahwa dengan adanya partisipasi mereka dalam kegiatan ekonomi akan memberi suasana baru. Sama seperti halnya dengan menjalani kehidupan bersama dengan komunitas lanjut usia,” papar Chung kepada Channel News Asia.

“Saya percaya bahwa dengan mempekerjakan karyawan lanjut usia, kami membantu mengembangkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka,” sambungnya. EverYoung bergerak dalam bidang pengawasan isi materi situs online . Manajemen melatih karyawannya menggunakan platform Naver, serupa Google versi Korsel.

Tugas utama para karyawan ini adalah menyensor informasi sensitif yang masuk ke Naver Maps. Pengawasan isi situs pada berbagai macam platform blog juga diawasi. Beberapa dari karyawan juga terlatih dan memiliki kemampuan teknologi informasi (TI). Mereka juga kerap memberikan pelatihan kelas coding kepada anak-anak.

Kebanyakan orang meyakini orang yang sudah tua cenderung lambat dalam bekerja dan sangat terbelakang ketika bersentuhan dengan teknologi. Berbeda dengan yang dialami Chung Eunsung, dia mengklaim karyawannya yang sudah berusia lanjut penuh dengan gairah dan energi. Menurut dia, para karyawan selalu bersemangat mempelajari ilmu baru.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa orang-orang tua ini menunjukkan kemampuan perhatian terhadap detail yang sangat baik. Mereka cenderung tidak mudah terganggu seperti halnya situasi kerja dengan karyawan muda. “Saya berusaha berpacu dengan waktu dan saya selalu ingin mempelajari hal baru,” ujar salah satu karyawan.

“Saya mempelajari banyak kemampuan baru dan karena itu setiap pagi selalu semangat untuk pergi ke kantor,” ungkap karyawan EverYoung berusia 83 tahun. “Setelah dua anak perempuan saya dewasa, saya merasa seperti tidak harus melakukan apa pun. Saya ingin melakukan sesuatu untuk diriku sendiri dan juga pengembangan diri,” papar An Kyeong-hwa, ahli matematika, seperti dilansir OddityCentral.

EverYoung menerapkan jam kerja dengan sistem shift empat jam pada karyawannya. Juga ada kewajiban istirahat selama 10 menit bagi mereka yang telah bekerja selama 50 menit. Saat istirahat, mereka bisa mengonsumsi makanan ringan yang tersedia penuh di ruang dapur, bersantai di ruang istirahat dilengkapi sofa dan koleksi buku-buku. Karyawan juga dapat memeriksa tekanan darah mereka dengan mesin yang telah disediakan perusahaan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini