Image

Catat! Tol Palindra Dikenakan Tarif Rp18.000

Koran SINDO, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 14:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 06 20 320 1720673 catat-tol-palindra-dikenakan-tarif-rp18-000-MsJoQ6a8Dj.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PALEMBANG – Tol Palembang Indralaya (Palindra) seksi 1 (Palembang–Pemulutan) mulai dipergunakan sejak kemarin.

Saat ini, para pengendara bisa melintasi jalan bebas hambatan itu secara gratis. Namun, setelah pengerjaan seksi 2 (Pemulutan–KTM Rambutan) dan 3 (KTM-Simpang Indralaya) selesai, pengelola akan memberlakukan tarif untuk mengakses tol dengan total panjang 22 kilometer ini. Manajer Proyek Tol Palindra PT Hutama Karya (HK) Hasan Turcahyo memprediksi tarif yang diberlakukan untuk tol tersebut maksimal sebesar Rp18.000.

“Jika berdasarkan hitungan, kemungkinan tidak lebih dari Rp20.000. Sekira Rp18.000 atau Rp17.000,” ujarnya kemarin. Berapa tarif pasti, kata Hasan, masih dalam pembahasan bersama dengan pemerintah pusat. Penetapan tarif akan diumumkan setelah pembangunan konstruksi selesai 100%. “Jika sudah rampung 100%, maka dilakukan tes penilaian kelaikan jalan oleh Kementerian PUPR dan barulah terbit tarif, yang menjadi dasar hukum penerapan tarif tol,” terangnya. Hingga saat ini, baru seksi 1 Tol Palindra sepanjang 7 kilometer yang telah selesai. Sementara dua seksi lainnya, belum rampung. Ditargetkan, keseluruhan tol selesai dibangun akhir tahun ini.

“Seksi 2 penyelesaiannya 6% dan seksi 3 baru 67%. Itu progres hingga Juni menjelang Lebaran,” ungkapnya. Dia memastikan, meskipun ada bagian yang ambles, Tol Palindra seksi 1 bisa dilalui pemudik dengan kendaraan roda empat ke atas. “Ada yang ambles, tapi masih bisa dilalui pemudik. Akan tetapi memang baru untuk roda empat dan di atasnya, kendaraan bermotor (roda dua) belum bisa melintas di jalan Tol Palindra,” katanya akhir pekan lalu. Hasan menyebut meskipun harus mengeluarkan uang, ada keuntungan yang bisa didapatkan pengendara. Yakni bebas macet dan waktu tempuh yang lebih singkat jika dibandingkan dengan melintasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Indralaya. Jika melewati jalan Tol Palindra, waktu tempuh Palembang-Indralaya sekira 20 menit. Sementara jika melewati Jalintim, waktu tempuhnya lebih dari 30 menit.

“Dengan berbayar, maka diharapkan bisa lebih cepat. Bebas macet, dengan kualitas jalan yang lebih baik,” katanya. Kepala Divisi Pengembangan Tol PT HK Rizal Sutjipto mengungkapkan, pembukaan jalan Tol Palindra seksi 1 sepanjang 7 kilometer guna memberikan alternatif bagi pemudik dalam berkendara melintas di Palembang-Indralaya. Dia menyebut, pembangunan tol ini akan dikebut penyelesaiannya untuk menyambut Asian Games. “Pembangunan dikebut jelang Asian Games. Saat ini bebas tarif, jika rampung baru ditetapkan tarif,” terangnya.

Saat meninjau progres pembangunan Tol Palindra Rabu 24 Mei, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimul jono mengungkapkan selain jalan Tol Palindra seksi 1, ada sejumlah ruas jalan tol Trans Sumatra yang akan fungsional pada musim mudik Lebaran ini. Tol yang dimaksud yakni Tol Medan–Binjai seksi 2 Helvetia–Semayang sepanjang 6,18 kilometer (km) dan Seksi 3 Semayang–Binjai sepanjang 4,28 km; Tol Bakauheni-Terbanggi Besar paket 2 (Sidomulyo-Kotabaru) Segmen Lematang-Kotabaru sepanjang 5,025 km.

Sementara itu, untuk ruas Tol Trans Sumatra lainnya yang akan selesai pembangunannya pada 2017 ini di antaranya, ruas Palembang-Indralaya 22 km, Bakauheni Terbanggi Besar paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) Segmen Pelabuhan Bakauheni sepanjang 8,90 km dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi sepanjang 61,7 km.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini