Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Dibangun di 7 Daerah

Giri Hartomo , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2017 |19:00 WIB
Alasan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Dibangun di 7 Daerah
Foto: Giri Hartomo/Okezone
A
A
A

JAKARTA - Program sampah listrik di 7 daerah di Indonesia terus berlangsung. Adapun 7 daerah tersebut yaitu DKI Jakarta,Bandung, Tangerang, Semarang, Surakarta, Surabaya, dan Makasar nantinya akan dibangun pembangkit listrik berbasis sampah.

Program tersebut ternyata mendapatkan banyak pertentangan tentang rencana tersebut. Karena berdasarkan perspektif yang beredar selama ini pembangunan pembangkit listrik bertenaga sampah diduga karena kekurangan listrik pada 7 daerah tersebut.

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Rida Mulyana mengaku, prihatin karena tidak ada kesamaan perspektif. Menurutnya dibangunnya pembangkit listrik tenaga sampah adalah bukan karena adanya kekurangan listrik pada 7 daerah tersebut.

Menurutnya pemanfaat listrik dengan menggunakan sampah merupakan isu lingkungan yang perspektifnya untuk membinasakan sampah. Sehingga tujuan awalnya adalah untuk bersih dan bukan untuk menambah kekurangan listrik.

"Perspektifnya membinasakan sampah kalau nanti kemudian jadi listrik itu menjadi bonus. Belakangan ini perspektifnya penambahan listrik di 7 daerah tersebut melalui energi sampah karena katanya ada kekurangan listrik," ujarnya dalam acara Media Gathering di Kantor Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Jakarta, Jumat (7/7/2017)

Menurut Rida, isu lingkungan untuk memberantas sampah merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo. Sehingga yang bertugas menjalankan bukanlah dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melainkan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

"Karena ini isunya lingkungan bukan daerah tersebut bukan menambah listrik. Sehingga yang menjalankannya bukan Kementerian ESDM tetapi kementerian LHK," kata Rida.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement