Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Miris! Nyawa Pasar Glodok Berakhir di Tangan 'Barang Elektronik'

Trio Hamdani , Jurnalis-Minggu, 16 Juli 2017 |10:47 WIB
Miris! Nyawa Pasar Glodok Berakhir di Tangan 'Barang Elektronik'
Pasar Glodok. (Foto: Trio)
A
A
A

JAKARTA - Hadirnya e-commerce atau jual beli online telah mengubah kebiasaan masyarakat. Dulu masyarakat gemar berbelanja ke pusat perbelanjaan, kini mereka lebih senang memesan secara online lewat gadged yang dimilikinya.

Itu pula yang diakui seorang pedagang di Pasar Glodok, Jakarta Barat, Dede (25) menjadi salah satu penyebab mengapa kini pusat perbelanjaan yang menjual barang elektronik itu mulai berkurang peminatnya.

"Dari pedagang yang lain saya bicara ke toko lain sama juga banyak ngeluh soal toko online," kata dia saat berbincang dengan Okezone di tokonya, Jakarta, Minggu (16/7/2017).

Dia pun menyayangkan banyak calon pembeli yang akhirnya batal memboyong barang dagangannya lantaran membandingkan harga barang jualannya dengan harga yang ditawarkan oleh toko online. "Kadang ada yang nanya beli ini harganya berapa, saya jawab sekian, dia jawab di toko online lebih murah," ujarnya lebih jauh.

Padahal menurut dia, ada faktor yang tak dapat dihindarkan mengapa barang di pusat perbelanjaan lebih mahal ketimbang di toko online. Menurutnya bukan semata karena pedagang ingin mendapatkan keuntungan lebih besar. "Karena di sini kan sewa toko, harus bayar sewa, di online mungkin cuma andalin pulsa doang," lanjutnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement