nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wow! Perputaran Uang di Lebaran Betawi Capai Miliaran Rupiah

Apriyadi Hidayat, Jurnalis · Minggu 30 Juli 2017 20:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 07 30 320 1746705 wow-perputaran-uang-di-lebaran-betawi-capai-miliaran-rupiah-Ik7VRqXvt7.jpg (Foto: Apriyadi Hidayat/Okezone)

JAKARTA – Lebaran Betawi 2017 yang dipusatkan di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, telah mencapai puncaknya malam ini.

Tidak sekedar jadi ajang silaturahmi dan pelestarian kesenian dan kebudayaan Betawi, hajat tahunan ini juga rupanya mampu menggerakan roda perekonomian warga, khususnya di sekitar Setu Babakan. Tak tanggung-tanggung, diestimasi perputaran uang selama acara tembus miliaran Rupiah.

Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi , Zainuddin, mengatakan hajat Lebaran Betawi akan dipatenkan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai salah satu destinasi wisata andalan. “Tidak hanya dikenal warga Jakarta saja, tapi luar daerah bahkan internasional,” ujar pria yang akrab disapa Bang Oding itu kepada Okezone di lokasi.

Baca juga:

Presiden Jokowi Dijadwalkan Isi Akhir Pekan dengan Hadiri Lebaran Betawi

Hadiri Lebaran Betawi ke-10, Tengok Yuk, Pakaian Khas Betawi yang Dikenakan Jokowi

Di lahan dengan luas sekitar 200 hektare itu, Perkampungan Budaya Betawi akan ditata menjadi lebih original di tengah perkembangan modern. “Banyak ikon-ikon Betawi di Setu Babakan ini yang bisa ‘dijual’ sebagai daya tarik wisata. Kita punya museum yang menampilkan pusaka-pusaka senjata Betawi mulai dari zaman Fatahillah, Pitung, Kong Ndut, di mana mereka dulu para pejuang-pejuang Betawi. Kita juga punya setu, souvenir hingga kesenian tradisional,” jelasnya.

Lebaran Betawi , lanjut Bang Oding, juga mampu menggerakan roda perekonomian warga Betawi, khususnya yang tinggal di sekitar Perkampungan Budaya Betawi. “Perputaran uang bisa sampe milyaran. Banyak warga yang bisa mencari rejeki di sini. Ke depan akan kami persiapkan lebih matang dan baik lagi,” kata dia.

Hal tersebut juga diamini oleh Eki Pitung, Sekretaris Panitia Lebaran Betawi 2017. Hitungan kasar Eki menunjukan bahwa jumlah pengunjung selama tiga hari kegiatan 28-30 Juli 2017 mencapai 100.000 pengunjung. “Puncaknya hari ini, bisa mencapai 30 ribu orang lebih. Karena yang datang tidak berhenti. Silih berganti. Bisa dibilang ada peningkatan jumlah pengunjung dari Lebaran Betawi tahun-tahun sebelumnya yang biasa digelar di Monas atau Lapangan Banteng,” terang Eki.

Dengan kata lain, lanjut dia, jika per orang melakukan transaksi Rp50.000, maka perputaran uang bisa mencapai Rp5 milyar. “Bahkan bisa lebih. Itu hitungan kotor. Jadi lebaran Betawi banyak memberikan manfaat untuk banyak orang, meski kita tahu konsekuensinya jalanan jadi crowded,” katanya.

Baca juga:

Presiden Jokowi Sempat Kaget Lihat Penampakan Kampung Setu Babakan

Jaga Kearifan Lokal Sangat Penting karena Intervensi Barat Terus Mendesak


Eki menambahkan, ajang Lebaran Betawi sudah sangat ditunggu-tunggu. Tidak hanya bagi warga Betawi yang tinggal Jakarta bahkan luar dareah. “Yang konfirmasi hadir warga Betawi yang di Riau, Batam, Bandung, Kalimantan dan wilayah lainnya. Ada juga yang bukan warga Betawi tapi antusias menyaksikan ini,” beber Eki.

Eki meminta kepada pemerintah, agar memperhatikan kondisi infrastruktur atau akses menuju lokasi yang dinilainya sangat sempit sehingga arus lalun lintas dari dan menuju lokasi sangat padat. “Insfatruktur dan akses menuju sini lemah banget, akses kejauhan dan sempit. Harus diprioritaskan juga itu. Jadi evaluasi kami juga. Karena kalau jalan kecil, acara seindah apapun,jadi kasian buat warga yang ingin ke sini tapi macet,” pungkasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini