Pemindahan Ibu Kota, Pemerintah Jangan PHP!

ant, Jurnalis · Selasa 01 Agustus 2017 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 01 470 1747903 pemindahan-ibu-kota-pemerintah-jangan-php-azNVXvyyOw.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

PALANGKARAYA - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Habib Said Ismail meminta pemerintah pusat jangan hanya pemberi harapan palsu (PHP) terkait wacana pemindahan ibu kota negara ke Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).


"Kita minta kepada pemerintah pusat agar jangan PHP kita lagi. Dulu juga begitu tahun 2008, 2009, 2010 kita sudah banyak mendengar perpindahan ibukota pemerintahan ini. Sekarang ini kita minta kepastian dari pemerintah pusat," katanya di Palangkaraya, Selasa (1/8/2017).

Orang nomor dua di provinsi Bumi Tambun Bungai itu mengatakan akan berkoordinasi dengan DPRD provinsi setempat untuk menyikapi keadaan tersebut.

Baca Juga:

"Di mana sih, Kalteng, Kalsel, atau Kaltim. Antara tiga ini belum dipastikan. Hari ini kita bicarakan juga dengan anggota DPRD untuk menyikapi masalah ini," katanya.

Dia pun menegaskan pemerintah Kalteng telah siap saat nantinya ditetapkan menjadi lokasi perpindahan ibukota negara.

Pihaknya beberapa kali juga telah bertemu dengan pemerintah pusat bahkan menurut dia, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran sempat beberapa kali menghadap presiden untuk berkomunikasi terkait wacana pemindahan ibukota negara ke Kalteng.

Baca Juga:

"Pemprov sudah siap. Sudah siapkan lahan-lahan yang diminta waktu Bappenas datang ke sini beberapa waktu lau. Mereka minta 300.000 hektare, kita dengan dinas kehutanan dan pemerintah daerah bahkan sudah siapkan 500.000 hektare," katanya.

Pernyataan tersebut diungkapkan dia usai acara Gelar Merah Putih di Bumi Tambun Bungai yang dilaksanakan di Kawasan Tugu Soekarno, Palangkaraya dan diinisiasi oleh Polda Kalteng.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini