Namun, yang menjadi tantangan dalam meningkatkan pertumbuhan kredit ada pada kosolidasi yang tengah dilakukan oleh korporasi. Pasalnya, korporasi di Indonesia banyak yang tengah melakukan konsolidasi.
"Kalau dilihat laporan keuangannya mereka sudah menunjukkan keuntungan, tapi keuntungan itu lebih karena mereka melakukan efisiensi, belum karena memperoleh potensi bisnis atau penjualan yang lebih besar atau kuat," jelas Agus.
Selain itu, dia mengatakan perbankan juga saat ini tengah melakukan konsolidasi, walaupun rasio kredit bermasalah (non-performing loan) cenderung membaik. "Perbankan mempunyai tingkat non performing loan yang terjaga, tapi kita tahu mereka sedang konsolidasi mempersiapkan kalau seandainya nanti dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan), misalnya tidak melanjutkan relaksasi yang diberikan sejak setahun lalu," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.