JAKARTA - Simpang Susun Semanggi malam ini telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Peresmian ini dilakukan di bawah Simpang Susun Semanggi yang berdekatan dengan ikon tulisan 'Semanggi'.
Turut hadir dalam acara peresmian ini Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya, dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Baca juga: Atraksi Lampu Simpang Susun Semanggi Sambut Peresmian dari Jokowi
Usai meresmikan Simpang Susun Semanggi, Jokowi turut mengapresiasi cepatnya pembangunan Simpang Susun Semanggi ini. Pembangunan Simpang Susun Semanggi dimulai pada 16 Maret 2016 dan ditargetkan rampung pada 16 September 2017.
"Saya sangat hargai kecepatan pembangunan Simpang Susun Semanggi, cepat sekali," kata Jokowi di bawah Simpang Susun Semanggi, Kamis (17/8/2018).
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan kontraktor nasional PT Wijaya Karya (Persero) Tbk setelah ditetapkan sebagai pemenang tender design and build pengembangan Simpang Susun Semanggi. Adapun total proyek pada pembangunan ini adalah sekira Rp360 miliar.
Jokowi menambahkan, Simpang Susun Semanggi ini nantinya tidak hanya akan menjadi jantung dari Ibukota. Simpang Susun Semanggi ini nantinya juga akan menjadi salah satu hal yang akan menjadi 'jantung' bagi Indonesia.
"Ini bukan hanya di jantung Jakarta. Tapi juga negara kita Indonesia, keramaian paling padat di Semanggi," ungkapnya.
Jokowi tak banyak bicara saat acara peresmian ini. Jokowi pun segera kembali setelah meresmikan tanpa menjajal Simpang Susun Semanggi yang tampak menawan dengan atraksi cahaya lampu.
"Sudah bolak-balik, mungkin sudah 10 kali lebih," ujar Jokowi yang telah berganti pakaian dari pakaian daerah saat upacara peringatan hari kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia menjadi batik lengan panjang ini.
(Fakhri Rezy)