Share

Aktifkan Jalur Kereta Cianjur-Padalarang, Kemenhub Anggarkan Rp256 Miliar

Lidya Julita Sembiring, Okezone · Kamis 31 Agustus 2017 11:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 08 31 320 1766751 aktifkan-jalur-kereta-cianjur-padalarang-kemenhub-anggarkan-rp256-miliar-wsuoENP9bd.jpg Ilustrasi: Okezone

SUKABUMI - Jalur kereta api Cianjur-Padalarang akan direaktivasi. Nantinya jalur kereta ini menghubungkan jalur Bogor - Sukabumi - Cianjur - Padalarang - Bandung.

Saat ini Kemenhub baru menganggarkan Rp256 miliar untuk reaktivasi jalur Cianjur-Padalarang sepanjang 40 km, yang sudah lama tidak dimanfaatkan. Dimana jalurnya sudah ada, tetapi tidak aktif.

"Saya ingin membuat kereta api ini lebih nyaman, cepat dan tidak hanya sampai ke Bogor-Sukabumi tapi sampai ke Padalarang - Bandung," ungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Baca juga: Jokowi ke Sukabumi Gunakan Kereta, Menhub Periksa Jalur yang Akan Dilalui

Saat ini kereta api dari Stasiun Bogor hanya bisa sampai ke Stasiun Cianjur via Sukabumi. Sementara dari Bandung, jalur rel kereta api aktif baru sampai Stasiun Padalarang.

"Jalur tersebut dihidupkan lantaran padatnya mobilitas masyarakat di lintasan tersebut. Kereta api yang tersambung dari Bogor sampai Bandung ini bisa jadi alternatif angkutan umum," jelas Budi.

Menhub juga menyampaikan bahwa sekarang kalau lihat jalur darat Sukabumi ke Bogor dan sebaliknya itu macet sekali, macetnya dikarenakan banyak hal seperti, ruas jalan kecil, tetapi kendaraan yang melintas sangat banyak, baik kendaraan pribadi maupun logistik.

Baca juga: Dirut KAI: Jalur Kereta Bogor-Bandung Masih Terkendala

Oleh karena itu Kemenhub akan mendorong agar angkutan logistik memanfaatkan jalur kereta api untuk mengurangi beban jalan yang sudah sangat berat di jalur Bogor-Sukabumi. Untuk itu jalur kereta api Sukabumi - Bogor akan ditingkatkan. Selain itu, juga akan disediakan sarana kereta yang lebih baik, agar kelas menengah mau berpindah ke angkutan kereta api.

"Saya berharap angkutan logistik bisa diangkut dengan kereta terutama pada jam-jam kosong lintasan kereta, seperti pada malam hari. Pengangkutan air minum bisa memanfaatkan kereta api," paparnya.

Sementara itu, Direktur Prasarana Ditjen Perkeretaapian Zulfikri mengatakan saat ini sedang menyusun anggaran untuk perbaikan jalur Bogor-Sukabumi dan Sukabumi-Cianjur.

"Detail Engineering Design saat ini sedang disusun. Nanti akan dibangun dengan skema design and build setelah design dasarnya sudah ada. Kemungkinan tahun depan sudah bisa dimulai pembangunannya. Diharapkan, setelah jalur ini aktif, maka bisa langsung disambungkan ke jalur Padalarang-Bandung," tukas Zulfikri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini