JAKARTA - Japan Global Exchange Forum yang oleh Penasihat Khusus Perdana Menteri Jepang Hiroto Izumi haru melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertemuan ini membahas tentang proyek yang dikembangkan dan diminati oleh Jepang.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Jepang telah berminat untuk berinvestasi pada beberapa sektor. Salah satunya adalah pengembangan Blok Masela.
"Mereka sudah mempersiapkan dan mudah-mudahan November 2017 ini sudah mulai jalan. Mungkin saya kira eksplorasi, ini ada Inpex," kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/9/2017).
Tak hanya itu, Jepang juga berniat untuk melakukan investasi pada pulau-pulau terdepan di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Pulau Natuna, Sabang, Morotai, dan lainnya.
Selain itu, proyek tol Padang-Pekanbaru juga turut dibahas dalam pertemuan ini. Adapun panjang dari proyek ini adalah 255 kilometer dengan nilai Rp65 triliun.
Baca juga: Diklaim Kalahkan Pesawat, Pakai Kereta Cepat ke Surabaya Tak Sampai 5 Jam
"Ada opsinya apakah mau hanya terowongannya saja supaya lebih pendek, melalui Jaica, atau mau di loan atau step loan ke Hutama Karya (HK). Ini sama saja karena HK juga milik pemerintah, ini nanti Bu Menteri Keuangan yang akan memutuskan. Tapi ini akan dipercepat lagi karena timnya sudah survei dengan PU. Jadi ini tinggal kita usulan mempercepat," ujarnya.
Selain itu, Jakarta Sewerage System Project juga turut dibahas dalam pertemuan ini. Salah satunya adalah pengelolaan limbah di zona 6. Proyek lainnya juga turut dibahas dalam pertemuan tertutup ini. Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya juga turut dibahas dalam pertemuan ini.
Baca juga: China Siapkan Hyperloop bak Kereta Secepat Peluru, Bagaimana Wujudnya?
"Kalau Jepang hanya bilang supaya segera diputuskan, mereka nunggu kita," ungkapnya.
Proyek Mass Rapid Transit (MRT) juga turut menjadi salah satu topik pembahasan. Rencananya, Jepang akan ikut berperan dalam proyek MRT ruas Timur-Barat.
"Menurut Pak Presiden ini mestinya harus sudah diajukan ke Bappenas melalui bluebook. Kalau fase dua ini Oktober 2018, kemudian yang east- west diusulkan semua. Ini semua akan diambil oleh perusahaan dari Jepang," ungkapnya.
Terakhir Jepang melalui perusahaannya yang bergerak pada sektor properti juga berminat untuk berinvestasi di Indonesia. Namun, belum diketahui secara spesifik rencana investasi yang akan dilakukan.
"Mereka ada perusahaan apartemen di sini, mereka ingin berkontribusi lagi tentang perkotaan di Indonesia," tukasnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.