Share

Ingin Masa Pensiun yang Bahagia? Persiapkan Biaya Kesehatan

Agregasi Minggu 10 September 2017 22:49 WIB
https: img.okezone.com content 2017 09 09 320 1772784 ingin-masa-pensiun-yang-bahagia-persiapkan-biaya-kesehatan-TErcPtU8wc.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Masa pensiun adalah masa yang menakutkan bagi sebagian orang, tapi juga bisa menjadi masa yang ditunggu-tunggu beberapa orang. Pada saat pensiun, kita akan mendapati bahwa aktivitas jauh berkurang dari biasanya dan akan mendapati kegiatan yang sedikit dengan sejumlah pengeluaran.

Hal yang menakutkan lainnya adalah tidak seimbangnya pengeluaran pada saat pensiun dengan pendapatan. Banyak orang cenderung mempersiapkannya sejak dini dan banyak juga orang yang belum terpikirkan serta belum siap dengan masa yang satu ini.

Finansial Merupakan Masalah Pada Masa Pensiun

Pada masa pensiun, finansial merupakan masalah yang menghantui dan terkadang menjadi masalah yang juga banyak dianggap remeh oleh beberapa orang. Tetapi, masalah ini merupakan masalah yang harus dipersiapkan sebelumnya. Ada tiga urusan finansial yang biasanya kurang diperhatikan ketika mendekati masa pensiun.

1. Perencanaan Investasi yang Kurang

Untuk menghadapi masa pensiun, kita perlu melakukan perencanaan yang matang agar kondisi keuangan tetap stabil pada saat menghadapi masa pensiun. Salah satunya adalah jumlah investasi yang telah dipersiapkan.

Ada beberapa teori tentang investasi. Salah satunya adalah teori yang menyatakan bahwa apabila jumlah persentase dari nilai investasi adalah 60:40, kita dapat mengambil total dari nilai investasi itu sebesar 4% dalam satu tahun. Yang dimaksud 60:40 adalah apabila nilai obligasi sebesar 60% dan nilai ekuitas kita adalah 40%, kita akan mendapatkan peluang untuk mengambil sejumlah 4% dari nilai portofolio setiap tahunnya.

Namun, banyak kasus dan studi yang membuktikan bahwa teori ini mempunyai tingkat kegagalan 50%. Artinya, kita mempunyai peluang berhasil adalah separuh dari kegagalan yang akan mengintai.

Ada juga metode yang bisa digunakan selain dengan metode persentase dari portofolio adalah metode โ€˜menebakโ€™. Metode ini menebak berapa lama kita akan hidup kita memutuskan untuk pensiun. Dengan begitu, kita mempersiapkan uang berdasarkan sejumlah tahun dari estimasi kita. Tapi, metode ini juga bukan tanpa risiko. Bagaimana jika kita diberi umur panjang dan hidup melampaui dari jumlah tahun yang sudah kita tebak sebelumnya.

Karena itu, kita harus mempersiapkan segala kemungkinan dari teori dan metode untuk menyiapkan dana pensiun. Dengan begitu, rencana A dan B masih akan bisa mengurangi risiko kegagalan.

2. Beban Finansial pada Masa Pensiun

Masa pensiun tentunya tidak akan seperti pada masa bekerja. Hal yang paling mendasar adalah pada saat masa pensiun, kita tidak akan menerima gaji dan uang yang didapatkan akan sangat terbatas. Hal inilah yang akan menjadi pemasalahan kalau tiba masa pensiun dan kita masih mempunyai beban finansial.

Ketika usia pernikahan dan usia mempunyai anak bisa dikatakan sedikit terlambat di atas usia 30 tahun, kita masih harus membiayai biaya pendidikan anak sampai usai. Sementara masa pensiun sudah menghampiri. Karena itulah, masa pensiun perlu sebuah perencanaan yang matang.

Cara mudah untuk memiliki dana pensiun adalah dengan menjadi peserta BPJS. Anda bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan mengikuti program Jaminan Hari Tua (JHT). Keuntungan lainnya dari BPJS yang bisa Anda dapatkan ialah jaminan atas kesehatan. Menjadi peserta BPJS Kesehatan sama dengan menjamin urusan kesehatan, terutama pada hari tua nanti.

3. Memperhitungkan Biaya Kesehatan

Selain mempertimbangkan aspek pendidikan buah hati dan biaya hidup yang lainnya, biaya kesehatan merupakan biaya yang perlu dipertimbangkan. Mahalnya biaya kesehatan ini menuntut kita untuk memperhitungkannya. Pemerintah telah mencanangkan dan menekan semua perusahaan agar terlibat dan mendaftarkan karyawannya ke dalam layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Memang layanan kesehatan Pemerintah ini sangat membantu. Namun, bukan berarti harus tenang dan berdiam diri. Mengingat bentuk layanan dan administrasi BPJS yang selalu berubah-ubah. Hal ini dikarenakan BPJS masih perlu diperbaiki agar selalu memberikan layanan yang terbaik. Untuk itu, asuransi dari pihak swasta pun juga perlu diperhitungkan untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga saat memasuki masa pensiun.

Persiapkan Segalanya untuk Pensiun

Bagi beberapa orang, mungkin masa pensiun adalah masa yang ditunggu-tunggu. Sebab telah mempunyai kematangan dan kemapanan dalam perencanaan segalanya, termasuk perencanaan finansial. Tidak aneh apabila penulis buku investasi keuangan Robert T. Kiyosaki mengajak untuk pensiun muda dengan perencanaan finansial yang matang dan investasi yang sudah berkembang. Semuanya dapat dilakukan sejak dini pada saat masa produktif.

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini