Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wah! Impor Agustus Turun 2,88%, Ini Detailnya

Lidya Julita Sembiring , Jurnalis-Jum'at, 15 September 2017 |11:07 WIB
Wah! Impor Agustus Turun 2,88%, Ini Detailnya
Ketua BPS Kecuk Suharyanto (Foto: Lidya Sembiring/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data ekspor dan impor Indonesia selama Agustus 2017. Adapun nilai impor Agustus 2017 tercatat sebesar USD13,49 miliar atau alami penurunan 2,88% dibandingkan Juli 2017 atau month to month (mtm).

Kepala BPS Kecuk Suharyanto mengatakan meski secara bulanan mengalami penurunan tapi dibandingkan dengan tahun sebelumnya masih mengalami kenaikan. Kenaikan tercatat sebesar 8,85% dibandingkan Agustus 2017.

 Baca juga: Pengiriman Produk Kimia Turun 8,18%, Ekspor Agustus Tetap Melesat 19,24%

"Impor Agustus USD13,49 miliar, turun dari sebelumnya 2,88%, baik untuk migas dan non migas. Tapi total impor dibandingkan tahun sebelumnya naik 8,89%, jadi mtm turun tapi yoy lebih baik," ungkapnya di Gedung BPS, Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Impor nonmigas Agustus tercatat sebesar USD11,53 miliar atau turun 4,80% dibandingkan Juli 2017. Serta impor migas mengalami kenaikan 10,16% atau sebesar USD1,96 miliar.

 Baca juga: BREAKING NEWS: Neraca Perdagangan Surplus USD1,72 Miliar, Terbesar Sejak 2012

"Peningkatan impor nonmigas terbesar adalah golongan buah-buahan USD63,6 juta sedangkan yang turun perhiasan dan permata sebesar USD184,1 juta," jelasnya.

Sementara itu, negara-negara pemasok barang impor terbesar ke Indonesia selama periode Januari-Agustus 2017 masih ditempati oleh 3 negara besar yakni Tiongkok, Jepang dan Thailand. Tercatat impor Tiongkok (China) senilai USD21,88 miliar, Jepang USD9,69 miliar dan Thailand USD6,13 miliar.

"impor non migas selurus negara Asean sebesar 20,54% dan dari negara Uni Eropa 9,41%," tukasnya.

(Fakhri Rezy)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement