nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikritik Rizal Ramli soal iPhone X Masuk SPT Pajak, Sri Mulyani: Baca Aturannya!

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 18 September 2017 13:57 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 18 20 1778119 dikritik-rizal-ramli-soal-iphone-x-masuk-spt-pajak-sri-mulyani-baca-aturannya-LdTaykci2j.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Langkah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak yang meminta smartphone dilaporkan ke dalam surat pelaporan harta tahunan (SPT) pajak menuai banyak kritik. Tak terkecuali pengamat ekonomi sekaligus mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli yang mengkritik langsung Menteri Keuangan Sri Mulyani akibat langkah tersebut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya angkat bicara. Secara singkat dirinya meminta tambahan kepada para pengkritik kebijakan tersebut untuk membaca aturan pakai terkait pelaporan harta dalam SPT.

"Yang membuat komentar itu suruh baca aturannya aja," tegasnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Senin (18/9/2017).

Baca Juga: 

Sementara Ditjen Pajak mengatakan bahwa smartphone termasuk harta sehingga harus dilaporkan dalam SPT. Pencantuman barang elektronik di SPT diatur dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomer PER-19/PJ/2014 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-34/PJ/2010.

Aturan itu mengatur tentang Bentuk Formulir Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi Dan Wajib Pajak Badan Beserta Petunjuk Pengisiannya.

Baca Juga:

Bahkan bentuk formulir SPT sudah ada sejak tahun 2001 diatur di dalam Keputusan Dirjen Pajak Nomer KEP -214/PJ/2001 tentang Keterangan dan atau Dokumen Lain yang Harus Dilampirkan dalam Surat Pemberitahuan. Aturan ini menindaklanjuti Keputusan Menteri Keuangan RI Nomer 534/KMK.04/2000 dan Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) saat itu yaitu UU Nomor 6 Tahun 1983.

Sebelumya, mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengkritik kebijakan pemerintah yang memasukan handphone dalam pelaporan SPT. Bahkan dirinya menyebut jika pemerintah panik dalam mengejar setoran sehingga harus melaporkan handphone sebagai harta.

"Saking paniknya uber setoran cicilan utang, HP harus didaftarkan sebagai harta. Depresiasi HP sangat tinggi, kok ilmunya cuman segitu Mbok Srie," tulis Rizal dalam akun Twitter resminya

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini