Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Hindari Pencurian Data Nasabah, Hati-Hati saat Gunakan Handphone!

Agregasi Cermati.com , Jurnalis-Senin, 25 September 2017 |05:11 WIB
5 Cara Hindari Pencurian Data Nasabah, Hati-Hati saat Gunakan <i>Handphone</i>!
Ilustrasi: (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Hati-hati seandainya Anda diminta memberikan data perbankan yang sifatnya rahasia oleh website atau seseorang yang mengatasnamakan bank. Bisa jadi itu adalah penipuan. Sebagai nasabah yang cerdas, Anda perlu mengetahui, mana yang benar-benar informasi dari bank atau mana yang dari nonbank. Apalagi kasus pencurian data ini sedang ramai diperbincangkan.

Pencurian data nasabah yang telah terjadi biasanya dilakukan dengan berbagai cara. Yang paling marak terjadi adalah perekaman data nomor kartu dan nomor PIN dari kartu kredit atau debit nasabah, yang kemudian terjadi penyalinan kedua nomor penting tersebut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Cara lainnya, oknum ini membuat website palsu yang mengaku dari pihak bank sehingga dengan mudahnya nasabah melakukan transaksi keuangan di website tersebut.

Jangan sampai data pribadi perbankan dicuri pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, simak cara mengantisipasi pencurian data nasabah.

Awasi Terus Transaksi yang Dilakukan dengan Kartu

Melakukan transaksi keuangan, baik tunai maupun nontunai, harus diperhatikan dengan teliti. Pasalnya, kesalahan bisa saja terjadi, baik itu dari pihak kita maupun merchant. Karena itu, saat melakukan transaksi keuangan di merchant tertentu, Anda sebaiknya awasi dan saksikan prosesnya dari awal memberikan kartu, memasukan PIN, hingga kartu Anda dikembalikan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement