Rencananya kapal perintis GT 2.000 akan ditempatkan di wilayah perairan yang melewati ketinggian gelombang rata-rata di atas dua meter yang umumnya terdapat di wilayah Samudera Hindia dan Indonesia Bagian Tengah dan Timur.
Baca Juga: Upgrade Kapal Laut Bakal Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI
Pembangunan satu unit kapal perintis Tipe GT 2.000 yang diluncurkan ini, dibangun oleh PT. Mariana Bahagia Palembang, dengan nilai kontrak sebesar Rp73 miliar selama 25 bulan.
"Hingga saat ini, realisasi fisik pekerjaan pembangunan kapal dimaksud telah mencapai 86,025 %," kata Bay.
Kapal KM Sabuk Nusantara 87 ini memiliki panjang 68,50 meter dengan kecepatan 12,00 knot. Kapal ini juga mampu menampung hingga 498 penumpang dan 26 kru kapal.